Kuliah Umum

PBB Dorong Mahasiswa Wujudkan SDGs dari Hal Sederhana 

Menurut Miklos, peran mahasiswa dalam pembangunan berkelanjutan sangat penting. Karena itu ia meminta mahasiswa agar bersama-sama mendiskusikan berbag

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/RIANZA ALFANDI
KULIAH UMUM – Direktur United Nations Information Centre (UNIC) atau Pusat Informasi PBB di Indonesia, Miklos Gaspar saat menjadi pembicara pada kuliah umum dengan agenda PBB 2030 bertajuk “Sustainable Development Goals (SDGs) dan Peran Mahasiswa” yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USK, di Ruang VIP AAC Dayan Dawood, Kamis (6/2/2025).  

Laporan Rianza Alfandi l Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Direktur United Nations Information Centre (UNIC) atau Pusat Informasi PBB di Indonesia, Miklos Gaspar, mendorong mahasiswa di Aceh untuk terlibat dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 mulai dari hal-hal sederhana. 

Menurut Miklos, peran mahasiswa dalam pembangunan berkelanjutan sangat penting. Karena itu ia meminta mahasiswa agar bersama-sama mendiskusikan berbagai hal untuk mencapai SDGs.

“SDGs itu ada 17 goals (sasaran), ada macam-macam, ada peniadaan kelaparan, ada peniadaan kemiskinan, ada konservasi laut. Nah para mahasiswa ini bisa ikut sesuai dengan minatnya,” kata Miklos.

Hal itu ia disampaikan Miklos saat menjadi pembicara dalam kuliah umum tentang Agenda Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2030 bertajuk “Sustainable Development Goals (SDGs) dan Peran Mahasiswa” yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unversitas Syiah Kuala (USK), di Ruang VIP AAC Dayan Dawood, Kamis (6/2/2025). 

Dalam paparannya, Miklos mengungkapkan, hal sederhana dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) bisa dilakukan mulai dari diri sendiri dan komunitas masing-masing.

“Dari hal-hal yang sederhana lah, tapi juga bersama komunitas biar seru. Misalnya memilah sampah mulai dari rumah, sekolah, universitas di pilah sampahnya,” ujarnya.

“Contoh lainnya misalnya untuk kehidupan di bawah air, mahasiswa bisa bersama komunitasnya bareng-bareng untuk melakukan pembersihan sampah laut secara rutin,” tambahnya.

Jika hal-hal sederhana tersebut sudah dilakukan maka para mahasiswa bisa mendokumentasikannya dan memasukkan kegiatan tersebut ke media sosial agar bisa mengajak mahasiswa lain yang ada di Indoneesia dan dunia untuk memberi peran.

“Jangan lupa komunikasikan dengan UN. Sehingga kami tahu ada mahsiswa di Aceh yang bergerak mebersihkan sampah di laut, nanti di kasih simbol SDGs nya. Intinya sesuai dengan minatnya, bisa bergerak sendiri, bersama komunitas, masukkan ke sosial media dan berkomunikasi dengan kita, lalu kita bisa komunikasikan dengan masyarakat dunia,” sebutnya.

Untuk diketahui, SDGs adalah 17 tujuan global dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk perdamaian dan kemakmuran manusia dan planet bumi sekarang dan masa depan.

Tujuan tersebut dicanangkan bersama oleh negara-negara lintas pemerintahan pada resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 sebagai ambisi pembangunan bersama hingga tahun 2030.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved