Mihrab

Khutbah Jumat – Ustadz Aiyub Rusli Ungkap Empat Bekal Menyambut Ramadhan

Bukan hanya kesiapan fisik dalam menunaikan ibadah puasa, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual agar ibadah lebih maksimal.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Kiriman Ustaz Aiyub Rusli
Guru Pesantren Dar Maryam Samahani, Ustaz Aiyub Rusli 

Imam Bukhari dalam kitab Shahih-nya membuat sebuah bab khusus dengan judul:  “Ilmu itu sebelum berbicara dan beramal.”

Umar bin Abdul Aziz berkata, “Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka ia akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki.” (Al-Amru bil Ma’ruf, hal. 15)

“Tidak mengetahui hukum-hukum puasa bisa membuat ibadah kita sia-sia. Tidak memahami sunnah dalam berpuasa bisa membuat kita kehilangan pahala besar,” tegas Ustaz Aiyub.

Rasulullah SAW memperingatkan, “Betapa banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ibnu Majah)

“Agar ibadah kita diterima, selain harus ikhlas, juga harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hendaknya kita tidak beribadah hanya sekadar ikut-ikutan, melainkan dengan ilmu yang benar,” tegas Ustaz Aiyub.

Ketiga, banyak memohon kemudahan dari Allah. Selain ilmu, kita juga harus menyadari bahwa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan baik, kita sangat membutuhkan pertolongan Allah. 

Jika hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri, ibadah akan terasa berat dan sulit.

“Oleh karena itu, hendaklah kita banyak bertawakkal kepada Allah dan berdo'a agar diberikan kemudahan dalam beribadah di bulan Ramadhan,” harapnya. 

Do'a yang bisa kita panjatkan di antaranya : “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahih-nya, 3:255)

Juga do'a berikut: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran.” (HR. Tirmidzi No. 3233).

“Dengan banyak berdo'a dan bergantung kepada Allah, insya Allah ibadah kita di bulan Ramadhan akan lebih ringan dan berkah,” kata Ustaz Aiyub.

Keempat, memperbanyak taubat. Bekal penting lainnya dalam menyambut Ramadhan adalah memperbanyak taubat dan istighfar.

Semoga dengan bertaubat sebelum memasuki bulan Ramadhan, kita bisa lebih bersih dari dosa dan lebih siap meraih keberkahan.

Allah Ta’ala berfirman : “Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung.” (QS. An-Nur : 31)

Ustaz Aiyub menambahkan penjelasan ulama tentang syarat taubat yang diterima Allah adalah meninggalkan dosa tersebut, menyesali dosa yang telah dilakukan, dan bertekad kuat tidak mengulanginya. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved