Mihrab

Khutbah Jumat – Ustadz Aiyub Rusli Ungkap Empat Bekal Menyambut Ramadhan

Bukan hanya kesiapan fisik dalam menunaikan ibadah puasa, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual agar ibadah lebih maksimal.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Kiriman Ustaz Aiyub Rusli
Guru Pesantren Dar Maryam Samahani, Ustaz Aiyub Rusli 

Khutbah Jumat – Ustadz Aiyub Rusli Ungkap Empat Bekal Menyambut Ramadhan

SERAMBINEWS.COM – Bulan Ramadhan semakin dekat, dan umat Muslim di seluruh dunia kini tengah bersiap menyambutnya dengan penuh sukacita. 

Ramadhan, yang dikenal sebagai bulan penuh berkah atau Ramadhan Mubarak, menjadi momen istimewa untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal ibadah.

Namun, agar Ramadhan kali ini lebih baik dan lebih bermakna dibanding tahun-tahun sebelumnya, tentu diperlukan persiapan yang matang. 

Bukan hanya kesiapan fisik dalam menunaikan ibadah puasa, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual agar ibadah lebih maksimal.

Hakikat dari perintah berpuasa di bulan Ramadhan adalah untuk menjadikan setiap individu lebih bertakwa. 

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amalan baik seperti membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan mempererat silaturahmi.

Guru Pesantren Dar Maryam Samahani, Ustaz Aiyub Rusli, akan menyampaikan hal itu dalam khutbah Jum'at di Masjid Tabarru'ah Sihom, Indrapuri (14/2/2025), bertepatan dengan 15 Sya'ban 1446 H.  

Ustaz Aiyub menjelaskan empat bekal yang perlu dipersiapkan dalam menyambut bulan Ramadhan.

Pertama, bergembira dan berbahagia dengan kedatangan bulan Ramadhan

Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya dengan datangnya bulan Ramadhan

Beliau bersabda, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka...” (HR. Ahmad)

“Para salafush shalih dari kalangan sahabat dan tabi'in pun sangat menantikan kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh kebahagiaan,”

“Maka, kebahagiaan manakah yang lebih agung dibanding berita datangnya bulan Ramadhan, momen untuk berbuat kebaikan dan meraih rahmat Allah,” ungkapnya.

Kedua, bekal ilmu. Ilmu pondasi dalam setiap amalan, termasuk ibadah di bulan Ramadhan. Tanpa ilmu, ibadah bisa sia-sia atau bahkan menjadi salah. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved