Gubernur Aceh Mualem Kembali Pakai Seragam Loreng saat Retret di Akmil Magelang: Latihan Lom

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri kegiatan orientasi kepemimpinan atau retret bersama para kepala daerah se-Indonesia

Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Humas Pemprov Aceh
MUALEM - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), telah tiba di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan orientasi kepemimpinan atau retret bersama para kepala daerah se-Indonesia, Jumat (21/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri kegiatan orientasi kepemimpinan atau retret bersama para kepala daerah se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2025).

Retret ini diikuti lebih dari 500 kepala daerah yang baru dilantik dan akan berlangsung selama sepekan, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi kepala daerah yang baru selesai dilantik, Kamis (20/2).

Para Kepala Daerah tampak berbaris sesuai dengan kelompok yang telah dibentuk sebelum memasuki Akmil.

Tampak para kepala daerah latihan baris-berbaris di luar akademi militer.

Berdasarkan foto yang diunggah di Instagram @muzakirmanaf1964, Muzakir Manaf tampak mengenakan pakaian loreng-loreng dan berdiri di barisan terdepan bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Di tangannya, terlihat gelang hijau yang menjadi ciri khasnya.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya yang dikelola timnya, Mualem menyebut kegiatan retret ini seperti latihan kembali.

"Latihan lom (latihan lagi)".

"Berada di Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti retret bersama kepala daerah lainnya se-Indonesia".

"Retret ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto guna membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara kepala daerah dengan pemerintah pusat," tulisnya.

Sebelumnya, Gubenur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem sempat menyatakan kesiapan dirinya bersama kepala daerah dari Aceh ikut orientasi atau retret di Akademi Militer (Akmil)  Magelang.

Gubernur Mualem mengatakan itu saat menghadiri pelantikan kepala daerah serentak dari seluruh Indonesia di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Menyinggung persiapan mengikuti kegiatan retreat di Magelang, Mualem menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan program pemerintah pusat.

"Ya, siap kami, siap perintah," ujarnya.

Baca juga: Mualem Hargai Maklumat Megawati Soal Larangan Ikut Retret ke Magelang

Sementara Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, yang mendampingi Gubernur Muzakir Manaf di Jakarta, menyatakan bahwa Gubernur telah tiba di lokasi dan langsung memasuki rangkaian kegiatan retret.

“Bapak Gubernur Muzakir Manaf telah memulai rangkaian acara retret di Akmil Magelang,” ujar Akkar.

Menurut Akkar, retret ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memberikan pembekalan yang lebih mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab kepala daerah.

 “Program ini dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan, khususnya dalam implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah,” jelasnya.

Selain itu, Akkar menyebutkan bahwa Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dekfadh), bersama dengan wakil kepala daerah lainnya, akan bergabung pada tanggal 27 dan 28 Februari pada sesi pengarahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat penutupan di Akmil Magelang.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa retret ini akan menghadirkan berbagai pemateri dari beragam latar belakang, termasuk menteri Kabinet Indonesia Maju dan pengajar dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Tidak menutup kemungkinan, beberapa mantan presiden juga akan turut memberikan materi.

Retret ini dirancang untuk membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara kepala daerah dengan pemerintah pusat. Melalui harmonisasi ini, diharapkan implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kegiatan retret akan dikemas dalam format diskusi terbuka, memungkinkan para kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam menjalankan tugasnya.

Hal ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk saling belajar dan mencari solusi bersama dalam menghadapi berbagai permasalahan di daerah masing-masing.

Dengan adanya retret ini, pemerintah berharap dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah, demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi, retreat kepala daerah ini akan digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, selama 8 hari, terhitung 21-28 Februari 2025.

Beragam materi yang akan ditanamkan, mulai dari pemahaman program prioritas pemerintah, geopolitik, anti korupsi, hak asasi manusia, hingga pengelolaan keuangan daerah.

 

Deretan Eks Kombatan GAM yang Ikut Retret di Magelang

 

Di Aceh, dalam pesta demokrasi Pilkada 2024 lalu, sejumlah eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) juga ikut bertarung.

Mereka berhasil meraih simpati masyarakat, terutama Muzakir Manaf, yang dikenal sebagai Mualem, eks Panglima GAM yang kini menjabat sebagai Gubernur Aceh.

Selain Mualem, terdapat juga Muharram Idris sebagai Bupati Aceh Besar, Sarjani Abdullah sebagai Bupati Kabupaten Pidie, dan Ismail A Jalil yang dikenal sebagai Ayahwa, Bupati Aceh Utara.

Bersama dengan kepala daerah lainnya di Aceh, mereka akan bergabung mengikuti retreat di Magelang.

Berikut profil singkat para kombatan GAM yang akan berangkat ke Magelang

1. Muzakir Manaf (Gubernur Aceh)

Muzakir Manaf resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh periode 2025-2030 dalam rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu (12/2/2025).

Ia akrab disapa Mualem, julukan bagi individu dengan keahlian tinggi dalam militer.

Mualem pernah menjabat sebagai Panglima Perang GAM sejak 1986 dan berperan penting dalam transisi politik Aceh setelah perjanjian damai Helsinki pada tahun 2005.

Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh.


2. Muharram Idris (Bupati Aceh Besar)

Muharram Idris dan pasangannya, Syukri A Jalil, resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar oleh Muzakir Manaf pada Kamis (13/2/2025).

Keduanya merupakan pasangan independen yang memenangkan Pilkada 2024.

Syeh Muharram Idris, yang lahir pada 10 Oktober 1975, pernah menjabat sebagai Panglima GAM wilayah Aceh Rayeuk sebelum terjun ke politik.

3. Sarjani Abdullah (Bupati Pidie)

Sarjani Abdullah dilantik sebagai Bupati Pidie dalam rapat paripurna DPRK Pidie pada Selasa (18/2/2025).

Ini merupakan periode keduanya menjabat sebagai Bupati Pidie setelah sebelumnya menjabat pada periode 2012-2017.

Sarjani, lahir pada 20 Maret 1970, adalah mantan Panglima GAM wilayah Pidie dan memiliki rekam jejak yang panjang dalam politik Aceh.

4. Ismail A Jalil (Bupati Aceh Utara)

Ismail A Jalil, yang akrab disapa Ayahwa, dilantik sebagai Bupati Aceh Utara pada Senin (17/2/2025).

Lahir di Matang Serdang pada 12 Juni 1979, Ismail aktif dalam GAM dan menjabat sebagai Komandan Operasi Daerah IV GAM sebelum beralih ke dunia politik.

Dia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Aceh Utara dan anggota DPR Provinsi Aceh.

Melalui retreat ini, diharapkan para kepala daerah, termasuk mereka yang memiliki latar belakang sebagai eks kombatan GAM, dapat menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan profesional demi kemajuan daerah mereka.

 

Baca juga: Spontan, Natasha Rizky Sebut Desta Ajukan Diri Baca Puisi Karyanya

Baca juga: Kembali Dipolisikan Atas Kasus Pencemaran Nama Baik, Doktif: Ada Berapa Orang yang Kamu Selamatkan

Baca juga: Sempat Menjadi Teka-teki, Hubungan Desy Ratnasari dan Ruben Onsu Terjawab

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved