Pemimpin Katolik Paus Fransiskus dalam Kondisi Kritis, Harus Lakukan Transfusi Darah
Vatikan pada Sabtu (22/2/2025) memberikan pernyataan terbaru bahwa Paus Fransiskus dalam kondisi kritis.
Selama kesehatan Paus semakin memburuk, rumor pun menyerang Vatikan.
Namun, Vatikan bersikap defensif terhadap rumor dan spekulasi yang menyebut bahwa Paus Fransiskus mungkin akan mengundurkan diri.
Tidak ada ketentuan dalam hukum kanon tentang apa yang harus dilakukan jika seorang Paus "menjadi tidak mampu".
Baca juga: Riwayat Kesehatan Paus Fransiskus yang Menantang sejak Muda
Paus Fransiskus sendiri mengatakan bahwa ia telah menulis surat pengunduran diri yang akan diajukan jika ia secara medis tidak mampu membuat keputusan seperti itu. Namun hingga kini, Paus tetap sepenuhnya sadar, waspada, makan, dan bekerja.
Sekretaris negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, memberikan sebuah wawancara yang jarang terjadi kepada Corriere della Sera untuk menanggapi spekulasi dan rumor mengenai kemungkinan pengunduran diri Paus.
Wawancara ini dilakukan setelah Vatikan mengeluarkan bantahan yang tidak biasa terhadap laporan media Italia yang mengatakan bahwa Parolin dan Kepala Kanonik Paus telah mengunjungi Paus Fransiskus di rumah sakit secara rahasia.
Vatikan dengan tegas membantah bahwa pertemuan semacam itu telah terjadi.
Vatikan sebelumnya mengonfirmasi bahwa Paus asal Argentina itu tidak akan menyampaikan doa Angelus mingguan seperti biasanya pada hari Minggu ini.
Dikatakan, teks doa tersebut akan dipublikasikan, seperti yang dilakukan akhir pekan lalu.
Diketahui, Paus Fransiskus menjadi kepala Gereja Katolik sejak 2013, tetapi telah menderita banyak masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, dan menjalani operasi besar pada 2021 dan 2023.
Rawat inap terbaru ini telah menimbulkan keraguan atas kemampuannya untuk melanjutkan tugasnya sebagai pemimpin hampir 1,4 miliar umat Katolik di dunia.
Bahkan juga memicu spekulasi tentang kemungkinan pengunduran dirinya dan siapa yang mungkin akan mengambil alih.
Sekretaris Negara Vatikan Pietro Parolin mengatakan kepada harian Corriere della Sera di Italia, diskusi atau perbincangan semacam itu adalah hal yang wajar tetapi ia tidak akan terlibat dalam "spekulasi yang tidak berguna".
| RS Abdya Pakai Teknik Modern Operasi Mata |
|
|---|
| Ditembak Begal Saat Pulang, Satpam MBG Kini Menahan Peluru di Tubuh: Tak Sanggup Bayar Operasi |
|
|---|
| Antrean di Jembatan Kutablang dan Rumah Sakit yang Siap Melayani |
|
|---|
| Enam Jamaah Haji Aceh Sempat Dirawat Di Tanah Suci, Kini Tersisa Tiga Orang |
|
|---|
| Wali Nanggroe Akan Temui Presiden Prabowo, Dorong Penyelesaian RS Regional Meulaboh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Paus-Fransiskus-berada-dalam-kondisi-kritis-setelah-menderita-krisis-pernapasan.jpg)