Senin, 27 April 2026

Diberi Hadiah Rp 16,5 Miliar Bagi yang Bisa Terjemahkan Prasasti Kuno Berusia Ribuan Tahun Ini

Prasasti itu ditulis dengan aksara peradaban Lembah Indus, wilayah yang kini berada di Pakistan dan India bagian utara.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Batu berisi aksara Indus dengan gambar kuda bertanduk satu di Human Evolution Gallery, Indian Museum, Kolkata (4/4/2014). 

SERAMBINEWS.COM - Pemimpin negara bagian Tamil Nadu, India Selatan, MK Stalin menawarkan hadiah sebesar 1 juta dollar AS (Rp 16,5 miliar) bagi mereka yang bisa memecahkan prasasti kuno berusia ribuan tahun.

Prasasti itu ditulis dengan aksara peradaban Lembah Indus, wilayah yang kini berada di Pakistan dan India bagian utara.

Sayembara ini dibuat lantaran prasasti itu telah lama menjadi misteri hingga memicu perdebatan bahkan ancaman terhadap para peneliti.

Di samping itu, mengungkap makna dari simbol-simbol yang tertulis di prasasti tersebut akan memberikan gambaran tentang peradaban Zaman Perunggu yang diyakini menyaingi Mesir kuno dan Mesopotamia.

"Sebuah teka-teki yang sangat penting bagi pra-sejarah Asia Selatan yang berpotensi diselesaikan jika kita bisa menguraikan aksara tersebut secara lengkap," ujar profesor ilmu komputer University of Washington, Rajesh PN Rao, dikutip dari CNN, Jumat (28/2/2025).

Baca juga: VIDEO Peta Kuno Gaza Terungkap! Eks PM Israel Ehud Olmert Sebut Palestina Berpotensi Segera Merdeka

 Peradaban Lembah Indus

Sedikit informasi mengenai peradaban ini terungkap berkat penggalian arkeologi di kota-kota besar, seperti Mohanjo-daro yang terletak di Provinsi Sindh, Pakistan atau sekitar 510 kilometer di sebelah timur laut Karachi.

Penduduk Lembah Indus diketahui tinggal di kota dengan sistem drainase yang merupakan teknologi paling canggih pada zamannya.

Sepanjang milenium kedua dan ketiga sebelum Masehi (SM), masyarakat Indus melakukan perdagangan dengan orang-orang di Teluk Persia dan Timur Tengah.

Mereka membawa tembaga, mutiara, rempah, dan gading menggunakan kapal.

Namun, sekitar tahun 1800 SM, peradaban itu runtuh dan orang-orang mulai bermigrasi ke desa-desa kecil.

Sebagian percaya migrasi ini disebabkan oleh perubahan iklim yang memicu kekeringan jangka panjang, peningkatan suhu, dan curah hujan sehingga merusak pertanian sampai beberapa abad.

Kendati demikian, penyebab pasti runtuhnya peradaban Indus masih menjadi misteri, termasuk siapa sebenarnya orang-orang Indus ini.

Baca juga: Sosok Zeev Erlich, Ahli Sejarah Israel Berusia 71 Tahun Tewas Dibunuh Hizbullah di Benteng Kuno

Alasan sulit dipecahkan

Prasasti dari peradaban Lembah Indus belum terpecahkan sejak sampelnya dipublikasikan pertama kali pada 1875.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved