Kamis, 21 Mei 2026

Ramadhan 2025

Ramadhan, Puasa Tapi Tidak Sahur Karena Bangun Kesiangan, Apakah Sah? Simak Ulasan Menurut MUI

Sahur adalah aktivitas makan dan minum yang dilakukan sebelum berpuasa dan sebelum datangnya waktu imsak. 

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Tribunnews.com
ILUSTRASI PUASA - Ilustrasi Puasa dan penjelasan puasa tapi tidak sahur karena kesiangan. 

"Sahur itu sangat dianjurkan meski hanya sesuap nasi, sepotong roti, sebutir kurma, atau seteguk air," kata dia, seperti dikutip dari Kompas.com.

Dalam hal ini, sahur bukan termasuk rukun puasa sehingga jika seseorang berpuasa tanpa sahur, maka puasanya tetap sah selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Adapun hal-hal yang membatalkan puasa termasuk makan dan minum, melakukan hubungan badan dengan sengaja dalam rentang waktu puasa, yaitu sejak terbitnya Fajar hingga terbenamnya Matahari.

Namun sebisanya, umat muslim disarankan untuk makan sahur.

Hal ini sebagaimana disampaikan dalam sebuah Hadits Riwayat Ahmad ketika sahabat Nabi Muhammad SAW mengaku kuat puasa meski tidak sahur. 

Saat itu, Rasulullah menganjurkan kepada sahabatnya untuk tetap sahur meski hanya dengan seteguk air.

“Sahur itu berkah, maka jangan tinggalkan meski hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang sahur.” (HR Ahmad).


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Puasa Tapi Tidak Sahur Karena Bangun Kesiangan, Apakah Sah? Ini Hukumnya Menurut MUI, 

Berita terkait lainnya

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved