KUPI BEUNGOH
Serba Serbi Ramadhan Karim
Lantas, bagaimana cara akita agar dapat memaksimalkan ibadah dan mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik?
Sudah semestinya kerinduan setelah berlalunya Ramadhan menjadi pendorong bagi ita untuk terus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Pun agar kualitas dan kuantitas ibadah kita tidak turun.
Mari kita gunakan kesempatan berharga ini untuk memperbanyak doa dengan menghadirkan dan memantapkan hati. Jangan menyiakan waktu istimewa dengan hal yang tidak berguna.
Sudah seyogyanya bagi kita setiap muslim untuk menjadi hamba-hamba yang cerdas dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan pundi-pundi keberkahan, serta memperbanyak bekal menghadap Allah SWT.
Semoga kita tidak melepas Ramadhan tanpa takwa. Pun demikian jangan sampai selepas Ramadhan seleseai pula semangat kita dalam beribadah dan beramal.
Begitu pula di saat kita berbuka, sertakan selalu rasa harap untuk mendapatkan kenikmatan berbuka di hari-hari berikutnya, serta kenikmatan di hari akhirat kelak.
Mari kita jadikan kesempatan beramal kali ini sebagai hari-hari yang lebih bermakna dari sebelumnya. Aamiin ya rabbal ‘alamin. (*)
*) PENULIS adalah Anggota DPP ISAD Aceh, Dosen Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI) dan Ma’had Aly Darul Munawwarah
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Artikel KUPI BEUNGOH lainnya baca DI SINI
| Demokrasi yang Diringkas: Pilkada dalam Cengkeraman Elite |
|
|---|
| Refleksi HAB Ke-80 Kemenag Pasca Bencana Aceh-Sumatra: Sinergi Umat Dan Kemajuan Bangsa |
|
|---|
| Bencana Hidrometeorologi dan Kajian Dampak Defisit Komunikasi Lingkungan |
|
|---|
| Bencana Banjir Aceh, Urgensi Pelukan Hangat Lintas Sektoral |
|
|---|
| Pulihkan Hulu Hutan Aceh Mulai dari Kesepakatan Moral ke Kerja Kolektif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pengurus-Ikatan-Sarjana-Alumni-Dayah-ISAD-Aceh-Tgk-Nauratul-Islami.jpg)