Penjualannya juga tidak hanya bagi masyarakat Aceh, tetapi juga telah menembus pasar nasional dengan omset yang mencapai 250 juta per tahun. “Rata-rata omset per bulan sekitar Rp 20 juta per bulan atau kisaran Rp 230 juta sampai Rp 250 juta per tahun. Pembelinya berasal dari hampir seluruh pulau Sumatera, Jakarta, sebagian Pulau Jawa, Bali, Kalimantan dan Papua” Ungkapnya.
Hikmah juga mengaku sudah banyak mendapay perhatian dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh, seperti diikutsertakan dalam pameran-pameran di luar Aceh, dilibatkan di event-event nasional, bahkan di tahun 2017 Dinas Koperasi dan UMKM Aceh juga membantu pihaknya berupa satu unit komputer untuk kelancaran proses produksi.
"Saya berharap, semoga Hi BATIK bisa menjadi perusahaan tekstil besar di Indonesia, sehingga dapat menampung sejumlah tenaga kerja dan dapat menekan angka kemiskinan di Aceh," harap Hikmah Muliadi.
Untuk diketahui, showroom Hi BATIK beralamat di Jl Tgk Imuem Lueng Bata, Nomor 85A, Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Dan untuk Produk Hi Batik dapat dipesan melalui whatapps 08116812929, Instagram @hikmahmuliady, Twitter @hikmahmuliady, Facebook Hikmah Muliady, Email hikmahmuliady@gmail.com.(*)