Perang Gaza

Hamas Pertimbangkan Usulan AS untuk Gencatan Senjata saat Israel Intensifkan Serangan ke Gaza

Proposal tersebut, yang diajukan oleh utusan Timur Tengah Presiden AS Trump Steve Witkoff, bertujuan untuk memulihkan

Editor: Ansari Hasyim
Telegram/Brigade Al-Qassam
PEMBEBASAN SANDERA - Foto ini diambil dari publikasi Telegram Brigade Al-Qassam (sayap militer gerakan Hamas) pada Minggu (23/2/2025), memperlihatkan anggota Brigade Al-Qassam memamerkan senjata selama pertukaran tahanan gelombang ke-7 di Jalur Gaza pada Sabtu (22/2/2025). Pada Selasa (4/3/2025) Hamas menolak tuntutan Israel untuk demiliterisasi penuh di Jalur Gaza. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dari kelompok Palestina mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mereka masih mempertimbangkan proposal “bridge” yang didukung AS untuk memulihkan gencatan senjata di Gaza, bahkan ketika Israel telah meluncurkan invasi darat baru ke daerah kantong yang terkepung.

Proposal tersebut, yang diajukan oleh utusan Timur Tengah Presiden AS Trump Steve Witkoff, bertujuan untuk memulihkan gencatan senjata Gaza dan memperpanjangnya hingga April guna memberikan waktu untuk menegosiasikan penghentian pertempuran secara permanen.

Baca juga: Israel Hancurk Rumah Sakit Kanker Gaza dalam Perluasan Zona Penyangga Netzarim 

Berbicara tanpa menyebut nama, pejabat Palestina itu juga mengatakan Mesir telah mengajukan proposal jembatan serupa, tetapi Hamas belum menanggapi. Pejabat itu menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Hampir 600 warga Palestina, termasuk setidaknya 200 anak-anak, telah terbunuh sejak Israel memperbarui serangannya terhadap daerah kantong Palestina pada hari Selasa.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved