Senin, 4 Mei 2026

Kesehatan

Kenapa Perempuan Lebih Sulit Tidur Nyenyak? Ini Penyebab dan Solusinya

Dengan memahami faktor biologis dan emosional yang mempengaruhi tidur, kualitas tidur dapat diperbaiki.

Tayang:
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
Freepik
WANITA TIDUR - Ilustrasi seorang wanita yang sedang ketiduran saat kerja - Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur, terutama bagi perempuan yang sering merasa tertekan secara fisik maupun emosional. 

Terlebih lagi, ibu pekerja diharapkan untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor dengan baik tanpa mengabaikan kewajibannya di rumah.

Hal ini sering kali membuat pikiran perempuan tetap aktif meskipun tubuh mereka sudah sangat lelah.

Akibatnya, tidur yang seharusnya menjadi waktu untuk memulihkan energi, justru menjadi waktu yang penuh kecemasan dan ketegangan.

Baca juga: Tidur Siang Disarankan Tak Lebih 30 Menit, Ternyata Ini Alasannya

Solusi untuk Mengatasi Masalah Tidur

Vishal mengungkapkan bahwa meskipun ada perbedaan pola tidur antara pria dan wanita, hal ini bukan berarti masalah tidur pada perempuan tidak bisa diatasi.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur, terutama bagi perempuan yang sering merasa tertekan secara fisik maupun emosional.

Langkah pertama yang disarankan adalah berbicara dengan pasangan untuk mendapatkan dukungan.

Berbagi perasaan dan mencari solusi bersama bisa membantu mengurangi beban mental yang ada.

Selain itu, sangat penting bagi perempuan untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri atau yang sering disebut "me-time".

Ini adalah waktu yang digunakan untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, menenangkan, dan memberi kebahagiaan pribadi.

Baca juga: Tidur Saat Berpuasa Bernilai Ibadah? ISAD Aceh: Puasa Bukan untuk Malas-malasan

Baik itu dengan berolahraga, berkumpul dengan teman, atau sekadar melakukan hobi yang disukai, waktu untuk diri sendiri dapat membantu meredakan stres dan memperbaiki kualitas tidur.

Meskipun perempuan menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan tidur nyenyak, bukan berarti hal ini harus diterima begitu saja.

Dengan memahami faktor biologis dan emosional yang mempengaruhi tidur, serta melakukan langkah-langkah pengaturan yang tepat, kualitas tidur dapat diperbaiki.

(Serambinews.com/Gina Zahrina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved