Berita Pidie

Sosok Iskandar Pelukis Pidie yang Tulus, tak Pernah Pasang Tarif Ujrah Demi Menafkahi Keluarga

Bagi ayah empat ini, darah seni melukis pada dinding telah mengalir sejak 1980 saat masih membuka usaha Sablon.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
LUKISAN DINDING: Iskandar menuangkan inspirasi melukis pada dinding pintu gerbang masuk Masjid Agung Al-Falah Kota, Sigli Pidie dengan nuansa Sun Set, Senin (24/3/2025). 

Akan tetapi rasa syukur atas apa yang ditoreh dari jerih keringat, maka menjadi cikal bakal hidup terhormat dan bahagia.

"Saya sabar menghadapi gelombang hidup dengan beragam dinamika ini," jelasnya. 

Menjelang akhir pembicaraan, ia tak segan-segan menyampaikan saat ini 'Tongkat estafet' pelanjut lukisan ini mulai terwariskan pada putra pertamanya,  Muhammad Nazar (15). 

"Semoga cita-cita ini dapat bertahan," ungkapnya. (*)

Baca juga: VIDEO Mau Serbu Gaza Lagi, Analis Israel Sebut Tentara Zionis Buta Akan Kemampuan Hamas

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved