Selasa, 2 Juni 2026

Kupi Beungoh

Manajemen Ramadhan Dapat Mengembalikan Kefitrahan Manusia Yang Suci dan Baik Dalam Hidup

Menjaga kefitrahan manusia sangat diperlukan kesadaran dan keinsafan yang tinggi dan kokoh dalam membangun dan mengembangkan hubungan dengan Allah SWT

Tayang:
Editor: Agus Ramadhan
FOR SERAMBINEWS.COM
Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. H. Herman, M.A 

Ketiga, karena faktor tidak mau bersyukur atas nikmat dan kebahagiaan yang Allah SWT berikan kepadanya. 

Cara manajemen ramadhan mengembalikan kefitrahan manusia yang suci dan baik adalah dengan cara mengembalikan  kesadaran dan keinsafan kepada Allah SWT,

membersihkan kotoran jiwa dari segala noda dosa, mengembangkan sifat-sifat yang baik, meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT dan mengembangkan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan dan tantangan hihup di tengah-tengah masyarakat. 

Mengembalikan Kesadaran dan Keinsafan Kepada Allah SWT

Mengembalikan kesadaran dan keinsafan kepada Allah SWT merupakan usaha yang sadar mengembangkan kemampuan untuk menyadari dan memahami keberadaan dan kekuasaan Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Maksudnya, manusia menyadari, memahami dan mengakui kelemahan dan kesalahan diri, mengakui keberadaan dan kekuasaan Allah SWT serta mau mengembangkan rasa syukur dan kebahagiaan dalam hidupnya.

Tujuan mengembalikan kesadaran dan keinsafan kepada Allah adalah untuk meningkatkan hubungan dengan Allah SWT, mengembangkan diri menjadi lebih baik, meningkatkan kesadaran dan keinsafan tentang keberadaan dan kekuasaan Allah SWT, dan mengembangkan rasa syukur dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Pengembalikan kesadaran dan keinsafan kepada Allah SWT sangat berfungsi untuk mengembangkan kemampuan diri supaya rela meminta maaf dan pandai memperbaiki kesalahan.

Mengembangkan kemampuan diri supaya memiliki kesalehan individual dan kesalehan sosial, dan mengembangkan kemampuan diri untuk selalu taat kepada Allah SWT serta bersyukur terhadap nikmat dan kebahagian yang diberikan oleh Allah SWT. 

Manajemen ramadhan dapat membantu mengembalikan kesadaran dan keinsafan kepada Allah SWT, dengan cara membaca dan memahami Al-Qur'an, berdoa dan beribadah dengan tulus ikhlas, mengikuti ajaran Islam dan risalah Nabi Muhammad SAW,

mengembangkan rasa syukur dan kebahagiaan yang telah diberikan oleh Allah SWT, menghindari yang dapat mengotori jiwa dari noda dan dosa, mengembangkan kemampuan untuk minta maaf dan memperbaiki kesalahan, dan mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan diri serta kemampuan untuk bersikap empati dan memahami orang lain. 

Menghilangkan Kotoran dari Noda dan Dosa dalam Jiwa

Menghilangkan kotoran dari noda dan dosa dalam jiwa merupakan usaha membersihkan jiwa dari segala macam kotoran dan kesalahan yang telah dilakukan.

Maksudnya, manusia harus mengakui kesalahan dan meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan.

Mengembangkan rasa penyesalan yang diikuti dengan taubat untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved