Kupi Beungoh

Mewujudkan Pendidikan Aceh Berintegritas

Nabi Yusuf AS berhasil membawa negeri Mesir melewati krisis. Ada dua modal utama yang dimilikinya, yaitu integritas dan kompetensi.

Editor: Amirullah
for Serambinews.com
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST, DEA 

Oleh: Marthunis, S.T., D.E.A.,

Nabi Yusuf AS berhasil membawa negeri Mesir melewati krisis. Ada dua modal utama yang dimilikinya, yaitu integritas dan kompetensi.

Sejarah ini dijelaskan gamblang dalam Surat Yusuf. Integritas adalah hal yang sangat dijunjung tinggi oleh Yusuf.

Bahkan penjara lebih dipilih oleh nabi paling tampan ini ketimbang melakukan sesuatu yang mencederai integritas. 

Di dunia kontemporer, integritas merupakan penentu atau berkorelasi terhadap kemajuan pendidikan dan kesejahteraan sebuah bangsa.

Jika kita amati dan plot data indeks persepsi korupsi dengan tingkat capaian Programme for International Student Assessment (PISA), sebagai indikator capaian pendidikan siswa, maka kita peroleh korelasi positif. Begitu juga dengan indeks pembangunan manusia (IPM) atau pendapatan per kapita.  

Semakin baik indeks persepsi korupsi sebagai indikator integritas sebuah negara, maka semakin tinggi pula nilai PISA, IPM dan Pendapatan per kapita negara tersebut. Dengan kata lain, semakin berintegritas, semakin maju bangsa tersebut. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan survei penilaian integritas Pendidikan (SPIP) untuk memetakan kondisi integritas pendidikan di Indonesia. Survei ini memotret tiga dimensi integritas pendidikan, yaitu karakter siswa, ekosistem dan tata kelola pendidikan.

Dimensi karakter siswa melihat seperangkat sifat kebaikan dan kematangan moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dipercaya dan sifat positif lainnya.

Integritas ekosistem pendidikan diukur dengan keteladanan, kepemimpinan, inklusifitas dan sifat lainnya dari pendidik. Sedangkan, tata kelola pendidikan dinilai diantaranya dari akuntabilitas, transparansi, efektifitas dan efisiensi. 

Hasil survei SPIP 2023, dirilis pada April 2024, mencatat bahwa indeks integritas pendidikan nasional mencapai 73,70. Untuk jenjang Pendidikan dasar dan menengah, indeks integritasnya sebesar 76,62. Capaian integritas pendidikan dasar menengah Aceh berada dibawah nasional, yaitu 76,31.

Jika ditilik dari dimensi integritas pendidikan yang dinilai, sub-indeks karakter siswa Aceh lebih tinggi dari nasional. Sedangkan sub-indeks ekosistem dan tata kelola pendidikan berada dibawah indeks Indonesia. 

Prioritas Perbaikan

Bangsa yang berintegritas dibentuk melalui Pendidikan. Nabi Muhammad pernah menyiratkan dalam sebuah hadits bahwa manusia itu dilahirkan fitrah. Keluarganya atau lingkungannya-lah yang membuat mereka baik atau buruk. Integritas merupakan hasil dari social learning, pengalaman yang diperoleh dari interaksi sosial setiap insan.

Hadits tersebut konsisten dengan hasil survei SPIP 2023 menyiratkan bahwa prioritas pembentukan pendidikan berintegritas adalah pada lingkungan pendidikan, yaitu dimensi ekosistem dan tata kelola. Analisis hasil survei juga menyimpulkan ekosistem dan tata kelola pendidikan berkorelasi dengan karakter siswa 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved