Berita Aceh Utara
Tokoh Masyarakat Berharap Dana CSR dan PI PT PGE Diprioritaskan untuk Lingkungan
PGE dan perusahaan lainnya harus dapat memberikan kontribusi maksimal untuk pembangunan di Tanah Luas dan Nibong.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Luas dan Nibong, Kabupaten Aceh Utara berharap dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan Participating Interest (PI) PT Pema Global Energi (PGE), diprioritaskan untuk warga lingkungan.
Masing-masing, Kecamatan Tanah Luas dan Nibong, Syamtalira Aron, Matang Kuli, Paya Bakong dan Pirak Timu.
Hal tersebut disampaikan pada acara Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh Ikatan Warga Kecamatan Tanah Luas dan Nibong (IWATAN) di Geureudong Kupi Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (2/4/2025).
“Masyarakat lingkungan berharap dana CSR dan dana PI dari Pema Global Energi (PGE) harus diprioritaskan untuk Kecamatan Tanah Luas dan Nibong serta kecamatan penghasil lainnya,” ujar Dr Ibrahim Qamarius tokoh masyarakat yang juga akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal), kepada Serambinews.com.
Lebih lanjut Dr. Ibrahim Qamarius menambahkan, Kecamatan Nibong dan Tanah Luas adalah salah satu daerah pernah berjaya pada masanya dengan adanya Mobil Oil Indonesia, ExxonMobil Oil Indonesia, Pertamina Hulu Energi, dll.
Baca juga: PGE Pastikan Pengembangan Panas Bumi Seulawah Agam Terapkan Prinsip Berkelanjutan
Ke depan dengan adanya PGE dan perusahaan lainnya harus dapat memberikan kontribusi maksimal untuk pembangunan di Tanah Luas dan Nibong.
Dana CSR harus diprioritaskan untuk Kecamatan Tanah Luas, Nibong, dan kecamatan penghasil lainnya seperti Syamtalira Aron, Matang Kuli, Paya Bakong, dan lain-lain.
“Lapangan kerja harus diutamakan tenaga kerja yang ada dari wilayah ring 1 operasional perusahaan,” ujar Dr. Ibrahim yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Selain itu hendaknya ada kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar pemanfaatan Dana Participating Interest (PI) dari PGE harus diperioritaskan untuk kecamatan penghasil.
“Jangan sampai kabupaten penghasil dapat, kecamatan penghasil diabaikan,” ujar Ibrahim yang merupakan mantan Anggota Tim Migas Aceh Utara.
Baca juga: CSR Hak Masyarakat, Bukan Hak Perusahaan
Kegiatan dalam rangka silaturrahmi dan saling maaf-maafan dalam suasana Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah berlangsung akrap dengan berbagi cerita, pandangan untuk kemajuan Kecamatan Tanah Luas dan Nibong.
Salah seorang tokoh masyarakat lainnya yang hadir adalah Tgk Abubakar A Latif, menyampaikan berbagai permasalahan yang selama ini terjadi di Tanah Luas dan Nibong.
“Jangan sampai para tenaga kerja yang siap pakai tidak ada kesempatan di daerahnya sendiri”, seperti kata pepatah “buya krueng teudong-dong, buya tamoeng meuraseuki”, ungkap Tgk Abubakar yang sering disapa Abu Len.
Turut hadir pada acara tersebut Ketua IWATAN Musafaruddin, ST MT, Wakil Sekretaris Tarmizi, SPd, Ketua Yayasan Aiyub dan para tokoh lainnya seperti Dr Tgk Muslem Hamdani, Dr Usman, Nazarudin, SH. (*)
Baca juga: Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Blangpidie Turun Pasca Lebaran, Bahan Pokok Lain Stabil
| Pelaku Penyerangan Ibu dan Anak di Aceh Utara Jalani Pemeriksaan Kejiwaan |
|
|---|
| Mahasiswa Pase Gelar Aksi Solidaritas, Soroti Dugaan Brutalitas Aparat Terhadap Andrie Yunus |
|
|---|
| 77 Personel Polres Aceh Utara Ikuti Latihan Dalmas di Lapangan Tribrata |
|
|---|
| Pria Serang Ibu dan Anak di Aceh Utara Diperiksa Kejiwaan, Korban di RSUD |
|
|---|
| Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Aceh Utara, Pria dan Kurir Wanita Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/csr-PT-pge-Aceh-Utara-2205_.jpg)