Berita Aceh Barat
Panen Raya Padi Serentak di Aceh Barat, Bupati Tarmizi Ajak Sinergi untuk Ketahanan Pangan
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, mengungkapkan bahwa panen raya kali ini mencakup luas lahan 43 hektare.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar panen raya padi secara serentak yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto melalui sambungan virtual pada Senin (7/4/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Leukeun, Kecamatan Samatiga, dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para petani setempat.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, mengungkapkan bahwa panen raya kali ini mencakup luas lahan 43 hektare.
Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan penanaman padi seluas 14.071 hektare sepanjang tahun 2025, dengan perkiraan hasil produksi mencapai 76.976 ton Gabah Kering Giling (GKG).
"Indeks pertanaman kami dua kali setahun, dan ini menjadi komitmen kami untuk menjaga ketahanan pangan daerah," kata Tarmizi dalam sambutannya.
Baca juga: Safaruddin dan Forkopimda Abdya Ikuti Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi Bersama Presiden
Sebagai upaya meningkatkan hasil panen, Tarmizi mengimbau Dinas Pertanian (Distan) untuk lebih fokus dalam memperluas lahan sawah dan melakukan pembinaan intensif terhadap kelompok tani.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian akan sangat bergantung pada langkah proaktif dalam mendampingi petani, tidak hanya pada musim tanam dan panen, tetapi juga dalam peningkatan kapasitas dan produktivitas.
“Dinas Pertanian harus lebih terlibat langsung dalam mendukung petani. Perluasan lahan sawah dan pembinaan kelompok tani menjadi kunci kesuksesan kita,” ujar Tarmizi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tarmizi juga menekankan pentingnya sinergi yang lebih erat dengan TNI dan Polri guna mendukung program ketahanan pangan nasional.
Langkah ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang stabil dan berkelanjutan, terlebih dengan adanya tantangan global seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan.
Kolaborasi lintas sektor, tambahnya, sangat diperlukan untuk menciptakan iklim pertanian yang aman, produktif, dan berkelanjutan di daerah.
Baca juga: Panen Raya 14 Provinsi Presiden Prabowo Sapa Mualem, Sebut Punya Utang dan Janji Datang ke Aceh
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Safrizal, SP, M.Si, melaporkan bahwa harga gabah petani saat ini berada pada angka Rp 6.500 per kilogram, dengan harga beras medium mencapai Rp 13.000 dan beras premium Rp 14.000 per kilogram.
Safrizal juga menyampaikan bahwa penyerapan gabah oleh Perum Bulog sudah melampaui target yang ditetapkan.
Dari target 4.000 ton, hingga 4 April 2025, telah terserap sebanyak 6.325,69 ton, atau setara dengan 158,14 persen.
| Ungguli Dua Kandidat Lain, Haimi Ardiansyah Terpilih sebagai Direktur AKN Aceh Barat |
|
|---|
| Awal Tahun 2026, Kepala Kemenag Aceh Barat Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Ibadah |
|
|---|
| Warga Napai Aceh Barat Nikmati Program Air Bersih Tahan Bencana UTU |
|
|---|
| Bupati Aceh Barat Kembali Terjunkan Dokter Spesialis Obati Warga Terdampak Banjir di Pante Ceureumen |
|
|---|
| Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Mengundurkan Diri, Bupati Aceh Barat Tunjuk dr Akbar Sebagai Plt |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panen-raya-padi-di-aceh-barat_07042025.jpg)