Breaking News

Siswi SMP Dirudapaksa 16 Pria hingga Hamil di Maluku Utara, Dinodai Sejak Kelas 1 SD, Termasuk Guru

Nasib pilu dialami siswi SMP di Halmahera. Siswi SMP digilir 16 pria hingga hamil. Korban telah membuat laporan. 

Editor: Faisal Zamzami
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
ILUSTRASI RUDAPAKSA - Nasib pilu dialami siswi SMP di Halmahera. Siswi SMP digilir 16 pria hingga hamil. Korban telah membuat laporan.  

Selanjutnya, penyidik akan menjadwalkan pemanggilan para saksi setelah hasil visum korban dikeluarkan RSUD Labuha.

"Kasus ini sudah berproses, korban juga sudah divisum. Penyidik masih tunggu hasil visum keluar baru dilakukan pemeriksaan saksi tambahan, "kata Sunadi, Senin (7/4/2025).

Sundai menjelaskan bahwa penyidik butuh pendalaman lebih jauh dalam pengungkapan kasus ini.


Pasalnya, ada sekitar 16 pria dewasa yang diduga sebagai pelaku.

Selain itu, dugaan rudapaksa terhadap korban sudah berlangsung lama, yakni dari sejak korban masih duduk di bangku Kelas I SD hingga Kelas III SMP.

"Penyidik masih melakukan pendalaman, karena berdasarkan keterangan korban, dia dari SD sudah disetubuhi sampai dia SMP. Apalagi kan pelakunya diduga ada 16 orang, "ungkapnya.

Sunadi mengaku penyidik juga telah mengantongi nama-nama 16 terduga pelaku.

Mereka akan diperiksa setelah hasil visum keluar.

"Yang pasti ini kasus sudah berproses, jadi kalau ada yang diperiksa pasti akan diperiksa. Hasil visum juga akan dipelajari lagi, kalau sudah cukup bukti baru digelar, "tandasnya.

 

Pihaknya juga langsung melakukan pemeriksaan maraton kepada 16 saksi.

"Ada 16 orang yang diperiksa hari ini. Jadi ini pemeriksaan sebagai saksi, kata Sunadi, dikutip dari TribunTernate.com.

Polisi tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah saksi yang dimintai keterangan.

Sunadi memastikan pihaknya mengusut kasus rudapaksa yang menimpa Bunga.

"Kalau sudah digelar, kami akan sampaikan lagi. Intinya sementara masih berproses, penyidik masih melakukan penyelidikan," tandasnya.

 

 

Baca juga: Israel Bantu AS Pimpin Pengeboman Iran Jika Perundingan Nuklir Gagal, Beri Waktu 2 Bulan ke Teheran

Baca juga: Ambulans Pembawa Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok

Baca juga: Titiek Puspa Meninggal Usai 16 Hari Dirawat di RS, Sempat Temui Anak Yatim Sebelumnya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved