Penurunan Berat Badan Anda Stagnan? Ketahui Penyebab dan Solusinya
Macetnya penurunan berat badan ini sebenarnya hal yang normal seiring dengan makin lambatnya metabolisme tubuh ketika badan semakin ramping.
Stres dan tidur dapat mengubah fungsi hormon dan meningkatkan kadar kortisol, yang terkait dengan kelebihan berat badan dan lemak perut.
Sudah banyak penelitian yang mengaitkan antara stres dan kurang tidur dengan peningkatan berat badan.
"Saya selalu menekankan pentingnya tidur REM dalam hal penurunan berat badan," kata Gildersleeve.
Selain itu, kadar kortisol yang lebih tinggi merangsang rasa lapar, terutama untuk makanan cepat saji.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Tips Mengatasi Macetnya Penurunan Berat Badan",
Baca juga: Mau Turunkan Berat Badan Saat Puasa? Pilih Olahraga Ringan
| Menko Pangan: Presiden Dorong Swasembada Protein dari Tambak |
|
|---|
| 6 Cara Agar Protein Diserap Maksimal oleh Tubuh, Jangan Asal Banyak Makan Daging |
|
|---|
| 5 Manfaat Dada Ayam untuk Kesehatan, Tinggi Protein dan Baik Jaga Massa Otot |
|
|---|
| 6 Cara Agar Protein Diserap Maksimal oleh Tubuh, Jangan Asal Makan Tinggi Protein |
|
|---|
| Tak Hanya Air Putih, Ini 7 Minuman Rendah Kalori yang Menyehatkan dan Cocok untuk Diet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-timbangan-badan.jpg)