Berita Nasional
Kompol Syafnil Dicopot karena Biarkan Wanita Dikeroyok di Depan Polsek, Kapolda Riau: Malu Saya
Seorang wanita menjadi korban pengeroyokan di depan Polsek Bukir Raya, namun tidak ada tindakan cepat dari pihak kepolisian, termasuk Kompol Syafnil.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Pihak kepolisian sendiri sudah menangkap 4 terduga pelaku di 2 lokasi berbeda.
Alfitri alias Kevin, 46 tahun serta HAD alis Fadil, 18 tahun ditangkap Jalan Kubang Raya.
Sedangkan 2 terduga lainnya yakni R alias Rio, 46 tahun dan RS alias Randi alias Garong, 33 tahun, ditangkap di Rumbai.
Para pelaku dari kelompok debt collector yang diberi nama Fighter.
Mereka ini bukan pihak ketiga yang di bawah naungan sebuah perusahaan (PT). Sedangkan korban dari debt colector Barcode.
Dalam penganiayaan ini, istri seorang debt collector bernama Ramadhan Putri, 31 yang mengalami luka serius.
Dia jugalah yang melaporkan kasus ini ke Mapolsek Bukit Raya.
Korban dan Pelaku Sama-sama Debt Collector
Dalam keterangannya, baik pelaku dan korban ternyata sesama debt collector.
Awalnya, mereka sudah bertemu di Hotel Furaya.
Mereka sama-sama hendak menarik satu unit mobil di hotel tersebut.
Saat itu, terjadi keributan di antara mereka terkait siapa yang berhak menarik mobil.
Keributan bisa diredakan karena dibantu petugas kepolisian yang ada di sekitar hotel.
Usai dari hotel, para pelaku membuat janji ketemu dengan korban untuk menyelesaikan masalah ini pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Mereka janjian ketemu di jalan Parit Indah.
Saat itu, korban bersama istrinya datang dengan menggunakan sebuah mobil.
Saat bertemu, para terduga pelaku langsung emosi ke korban dan langsung memukul mobil korban.
Alhasil korban pun lari dan akhirnya sampai ke kantor Polsek Bukit Raya.
Penganiayaan yang dilakukan terduga pelaku bukannya berhenti sampai di pintu Mapolsek Bukit Raya. Justru berlanjut.
Para terduga pelaku langsung memukul pelapor dengan menggunakan alat berupa batu dan kayu ke mobil serta ke arah kepala bagian belakang pelapor sehingga pelapor mengalami luka dan menggeluarkan darah serta kaki sebelah kiri mengalami rasa sakit.
Tim kepolisian pun bergerak menangkap para terduga pelaku pada Minggu subuh (20/4/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.
Pada saat ini dua terduga pelaku ditangkap di Jalan Kubang Raya.
Berselang 5 jam, tim kembali menangkap 2 pelaku lainnya di Rumbai.
Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing.
Sejumlah barang bukti pun sudah diamankan pihak kepolisian.
Di antaranya satu unit mobil milik korban, satu unit sepeda motor pelaku dan 3 handphone.
Pihak kepolisian masih memburu 7 terduga pelaku dalam kasus ini.
Bahkan bisa bertambah nantinya dalam pengembangan.
(Serambinews.com/ar)
Kompol Syafnil
Polsek Bukitraya
Kapolda Riau
dikeroyok
wanita dikeroyok
Riau
Pekanbaru
Polsek
Kapolsek Bukit Raya
Gubernur Aceh dan Baitul Mal Aceh Raih 3 Penghargaan Baznas |
![]() |
---|
Gaji Anggota DPR RI 30 Kali Lipat Dibanding Buruh, Said Iqbal Saat Demo: Sakit Rasanya Hati Rakyat! |
![]() |
---|
Detik-detik Penangkapan Pelaku Kunci Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Sempat Mencoba Kabur |
![]() |
---|
Demo di DPR RI Ricuh, Eks Kepala BIN Ungkap Dalangnya: Ada yang Main |
![]() |
---|
Demo Buruh di DPR RI Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Puluhan Orang Diamankan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.