Rabu, 22 April 2026

Konflik Rusia dan Ukraina

Trump dan Zelenskiy Bentrok Lagi, AS Ancam Tinggalkan Meja Perundingan!

“Sudah waktunya bagi Rusia dan Ukraina untuk menyetujui proposal perdamaian AS, atau bagi Amerika Serikat untuk meninggalkan proses ini,” katanya di h

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
Tangkapan Layar YouTube The White House
ADU MULUT - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy kembali berselisih pada Rabu (23/4/2025), foto ini merupakan tangkapan layar di YouTube The White House menunjukkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky dan Presiden AS, Donald Trump beserta Wakilnya, JD Vance terlibat adu mulut di Ruang Oval Gedung Putih pada Jumat (28/2/2025). 

Dilansir dari kantor berita Reuters (24/4/2025), Keith Kellogg, utusan lain Trump, menyebutkan bahwa pembicaraan di London berlangsung positif.

“Sudah waktunya untuk bergerak maju pada arahan perang Presiden Trump: hentikan pembunuhan, capai perdamaian, dan utamakan Amerika,” tulisnya di X.


Trump bahkan menekan lebih lanjut dengan mengatakan ia berharap Moskow dan Kyiv mencapai kesepakatan pada minggu ini.

Inti pertemuan hari Rabu adalah membahas seberapa besar kompromi yang mungkin diterima oleh Kyiv.

Namun menurut tiga diplomat, isi proposal tampak lebih menuntut Ukraina untuk mengalah dibandingkan Rusia.

Gedung Putih mengatakan bahwa Steve Witkoff akan kembali ke Moskow pada Jumat ini untuk bertemu Vladimir Putin.

Ini akan menjadi pertemuan keempat mereka dalam beberapa bulan terakhir.

Eropa Tetap Dukung Ukraina, Tapi Tak Mau Kehilangan AS

Negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman masih berupaya keras menjaga hubungan baik dengan AS.

Dalam pernyataan bersama usai perundingan London, mereka menyatakan:

“Semua pihak telah menegaskan kembali dukungan kuat mereka terhadap komitmen Trump untuk menghentikan pembunuhan dan mencapai perdamaian yang adil dan abadi.”


Mereka menambahkan bahwa “kemajuan signifikan telah dicapai dalam mencapai posisi bersama mengenai langkah selanjutnya” dan semua sepakat untuk “melanjutkan koordinasi erat dan menantikan pembicaraan lebih lanjut segera.”

 

Baca juga: Israel Diserang Rudal Balistik Hipersonik Yaman, Sirene Meraung-raung di Haifa dan di Galilea


(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved