Kesehatan
Sering Muncul Jerawat? Bisa Jadi Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Ini Bahaya dan Gejalanya
sebuah penelitian menunjukkan bahwa resistensi insulin dapat mempengaruhi perkembangan jerawat.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Mursal Ismail
Untuk menjaga kesehatan, penting membatasi asupan gula sesuai rekomendasi, yaitu maksimal 50 gram per hari untuk orang dewasa, atau bahkan lebih rendah sesuai panduan American Heart Association.
SERAMBINEWS.COM - Konsumsi gula berlebihan bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari jerawat, mudah lelah, perubahan suasana hati, hingga risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi.
Tanda-tanda tubuh kelebihan gula meliputi rasa lapar berlebihan, mudah marah, tekanan darah meningkat, nyeri sendi, dan gangguan tidur.
Untuk menjaga kesehatan, penting membatasi asupan gula sesuai rekomendasi, yaitu maksimal 50 gram per hari untuk orang dewasa, atau bahkan lebih rendah sesuai panduan American Heart Association.
Waspadai gejala awal dan ubah pola makan sebelum gula jadi bumerang bagi tubuh.
Pada dasarnya, gula dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi atau bahan bakar tubuh agar bisa bekerja secara optimal.
Secara alami, gula ditemukan dalam sejumlah asupan, seperti buah segar.
Baca juga: MUDAH, Begini Cara Menghilangkan Kecanduan Gula Pasir dalam Makanan, Ini Saran dr Zaidul Akbar
Selain itu, terkadang gula ditambahkan dalam makanan ataupun minuman.
Tapi, konsumsi gula perlu dibatasi agar tidak jadi bumerang bagi tubuh.
Sebelum mengenali beberapa tanda tubuh kelebihan gula, ada baiknya Anda menyimak bagaimana metabolisme gula di dalam tubuh.
Proses metabolisme gula di dalam tubuh
Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (27/4/2024), menurut Harvard Health Publishing, ketika tubuh mendapatkan gula, sebagian besar gula akan dipecah dan diserap di usus kecil.
Enzim khusus di dalam tubuh bakal menargetkan molekul yang lebih besar dan mengubahnya menjadi tiga gula sederhana yakni glukosa, galaktosa, dan fruktosa.
Baca juga: 6 Tips Merawat Kulit Setelah Memencet Jerawat agar Cepat Sembuh dan Bebas Bekas
Kemudian, hati dan otot menyimpan sebagian glukosa sebagai glikogen.
Molekul ini dapat diubah kembali menjadi glukosa saat tubuh membutuhkannya.
Namun, ketika glukosa memasuki aliran darah, kadar glukosa atau gula darah bisa meningkat.
| Ahli Gizi Ungkap Dua Aturan Penting Cegah Berat Badan Naik Saat Menopause |
|
|---|
| Tak Harus Stop Makan Daging Kurban, Cukup Imbangi dengan Ini agar Kolesterol Tak Naik |
|
|---|
| Sering Pesan Makanan Siap Saji? Penelitian Ungkap Tubuh Bisa Menua Lebih Cepat |
|
|---|
| Bahaya Camilan Viral Anak-anak Tinggi Gula & Pewarna, Sudah Tahu? |
|
|---|
| 5 Bahaya Camilan Viral Anak-anak yang Tinggi Gula & Pewarna, Dokter IPB : Risiko Jantung & Diabetes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-jerawat-terbaru.jpg)