Internasional

Demi Bawa Pulang Rp9.600 Triliun dari Saudi, Trump Cabut Sanksi Suriah dan Ajak Iran Damai?

"Kami siap berdialog. Kami ingin perdamaian, dan kami berharap Teheran menerimanya," ujarnya.

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
YouTube The White House
DONALD TRUMP - Foto ini diambil dari YouTube The White House pada Rabu (5/3/2025) 

Hal mengejutkan lainnya adalah keputusan Trump untuk mencabut sanksi terhadap Suriah, yang sudah lama diterapkan sejak masa pemerintahan Bashar al-Assad.

 Ia menyebut bahwa keputusan ini diambil setelah permintaan dari Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

"Oh, apa yang saya lakukan untuk putra mahkota," kata Trump berseloroh.

Sanksi terhadap Suriah selama ini ditujukan untuk menghukum rezim Assad, namun nyatanya justru memperparah penderitaan rakyat Suriah.

Kini, dengan kepemimpinan baru di Suriah, yakni Presiden Ahmed al-Sharaa, Trump berharap adanya peluang kerja sama baru.

Menurut pejabat Gedung Putih, Trump dijadwalkan akan “menyapa” Presiden al-Sharaa pada Rabu (14/5/2025) dalam pertemuan bilateral.

Baca juga: Harga Emas Ambrol! Perang Dagang Mereda, Investor Panik Lepas Safe Haven

Kunjungan yang Penuh Kemewahan dan Kesepakatan Bisnis

Kunjungan Trump ke Riyadh tak hanya bersifat politik, tapi juga penuh kemewahan dan kesepakatan bisnis.

Sejak turun dari pesawat Air Force One yang dikawal enam jet tempur F-15 Saudi, Trump langsung disambut megah oleh Pangeran MBS.

Ada karpet ungu, pasukan kehormatan, dan parade kuda Arab yang mengelilingi mobil kepresidenan "The Beast".

Dalam pertemuan tersebut, Trump didampingi puluhan CEO perusahaan besar Amerika seperti Amazon, Uber, Google, BlackRock, Citigroup, Boeing, dan lainnya.

 Elon Musk bahkan terlihat mengenakan jas dan dasi, meninggalkan gaya kasualnya demi pertemuan penting ini.

"Kami memiliki pemimpin bisnis terbesar di dunia di sini," kata Trump kepada Pangeran MBS.

"Mereka akan pulang dengan banyak cek untuk banyak hal yang akan Anda sediakan."

Trump mengklaim telah mengamankan komitmen investasi senilai 600 miliar dolar AS, meski belum ada rincian lengkap yang mendukung angka sebesar itu.

Salah satu kesepakatan besar adalah penjualan senjata senilai 142 miliar dolar, termasuk pelatihan militer untuk tentara Saudi.

Baca juga: Trump Tiba di Arab Saudi, Fokus Amankan Investasi Triliunan Dolar dan Dorong Kerja Sama Ekonomi

Pukulan untuk Israel

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved