Daftar 10 Negara Asal Mahasiswa Asing Terbanyak di Harvard, Kini Dibayang-bayangi Kebijakan Trump
Harvard mencatat bahwa selama tahun akademik 2024–2025, terdapat sekitar 6.800 mahasiswa internasional, atau sekitar 27 persen
SERAMBINEWS.COM – Presiden AS, Donald Trump, kembali mengusik Universitas Harvard.
Melalui media sosial pada Minggu (25/5/2025), Trump menyatakan bahwa ia ingin mengetahui secara pasti siapa saja mahasiswa asing yang terdaftar di universitas bergengsi tersebut.
"Mengapa Harvard tidak menyebutkan bahwa hampir 31 persen mahasiswanya berasal dari NEGERI ASING? Beberapa negara tersebut bahkan tidak bersahabat dengan Amerika Serikat, mereka tidak membayar APA PUN untuk pendidikan mahasiswa mereka, dan juga tidak pernah berniat untuk membayarnya," tulis Trump di Truth Social.
"Tidak ada yang memberi tahu kami! Kami ingin tahu siapa saja mahasiswa asing itu. Permintaan ini masuk akal, karena kami telah memberikan Harvard MILIARAN DOLAR, tetapi Harvard enggan mengungkapkannya."
"Kami ingin nama-nama dan negara asal mereka. Harvard memiliki dana abadi sebesar $52.000.000. Gunakan itu, dan berhentilah terus meminta dana dari Pemerintah Federal!"
Harvard mencatat bahwa selama tahun akademik 2024–2025, terdapat sekitar 6.800 mahasiswa internasional, atau sekitar 27 persen dari total populasi mahasiswa, menurut data resmi yang tersedia di situs universitas tersebut.
Mengutip data dari College Factual, mahasiswa asing di Harvard berasal dari 10 negara teratas berikut:
1. China
Jumlah Mahasiswa (2020): 1.378 mahasiswa (19,8?ri total mahasiswa internasional Harvard)
2. Kanada
Jumlah Mahasiswa (2020): 773 mahasiswa (11,1 persen)
3. India
Jumlah Mahasiswa (2020): 505 mahasiswa (7,3 persen)
4. Korea Selatan
Jumlah Mahasiswa (2020): 399 mahasiswa (5,7 persen)
| Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh |
|
|---|
| Buronan Pencuri Minyak Pertamina EP Rantau Diringkus di Tanjungmorawa |
|
|---|
| Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Turun Rp 51 Ribu/Mayam, Cek Rinciannya di Sini |
|
|---|
| Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS |
|
|---|
| Emas Perhiasan di Langsa Turun Lagi, Cek Rinciannya pada 11 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harvard-university_20160819_093843.jpg)