Sejarah Aceh

Hari Ini 15 Tahun Kepergian Hasan Tiro, Deklarator GAM di Gunung Halimon, Ini 10 Fakta dari Sosoknya

Hasan Tiro dikenal luas sebagai deklarator GAM, sebuah gerakan yang ia proklamirkan pada 4 Desember 1976 di Gunung Halimon, Kabupaten Pidie.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBI/M ANSHAR
Hari ini, Selasa (3/6/2025), menandai 15 tahun kepergian Teungku Hasan Muhammad di Tiro atau Hasan Tiro, tokoh pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM).  

Hari Ini 15 Tahun Kepergian Hasan Tiro, Deklarator GAM di Gunung Halimon, Ini 10 Fakta dari Sosoknya

SERAMBINEWS.COM - Hari ini, Selasa (3/6/2025), menandai 15 tahun kepergian Teungku Hasan Muhammad di Tiro atau Hasan Tiro, tokoh pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM). 

Hasan Tiro meninggal dunia pada 3 Juni 2010 di Banda Aceh setelah sekian dekade menjadi figur sentral dalam perjuangan politik Aceh.

Hasan Tiro dikenal luas sebagai deklarator GAM, sebuah gerakan yang ia proklamirkan pada 4 Desember 1976 di Gunung Halimon, Kabupaten Pidie, Aceh. 

Gerakan tersebut lahir dari rasa ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah pusat terhadap Aceh, yang kala itu dinilai tidak adil dalam pengelolaan sumber daya dan perlakuan terhadap masyarakat Aceh.

Arsip koran Serambi Indonesia edisi Jumat 4 Juni 2010.
Arsip koran Serambi Indonesia edisi Jumat 4 Juni 2010. (SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR)

Untuk mengenang kiprah almarhum, Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) se-Aceh menggadakan doa bersama dalam renungan suci.

DPP Partai Aceh mengadakan samadiah di kantor partai tersebut yang dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti semua pengurus partai dan KPA serta anggota DPRA dari PA.

Dalam kegiatan itu, Ketua Umum DPP Partai Aceh yang juga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem memberi sambutan.

Mualem berpesan agar tetap menjadikan ajaran almarhum Wali Nanggroe Hasan di Tiro sebagai ideologi dalam menjalankan sistem perpolitikan di Aceh baik dalam internal partai dan KPA maupun dalam menjalankan Pemerintahan Aceh yang saat ini sedang dipegang oleh Partai Aceh.

"Beberapa ajaran wali yang wajib kita laksanakan adalah memerdekakan rakyat Aceh dari kemiskinan, ketertinggalan dan kebodohan," ujarnya.

Dalam merencanakan pembangunan Aceh, lanjut Mualem, kepala daerah wajib menjadikan ajaran Wali Nanggroe sebagai dasar berpikir dan bekerja.

Semasa hidupnya, Hasan Tiro mengobarkan semangat perang ke luar-masuk hutan hingga ia dikejar-kejar Pemerintah atas tindakannya memerdekakan Aceh dari Indonesia.

Setelah mendeklarasikan GAM di Gunung Halimon, Pidie pada 4 Desember 1976, Hasan Tiro makin gencar dicari-cari diberbagai pelosok Aceh, khusus wilayah Pidie.

Ia mengasingkan diri, ke luar negeri sampai akhirnya menetap di Stockholm Swedia.

Setelah 30 tahun lamanya mengobarkan semangat ideologi GAM di luar negeri, Hasan Tiro pulang ke Aceh pada 11 Oktober 2008 dan meninggal pada 3 Juni 2010 dalam usia 84 tahun.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved