Sejarah Aceh
Hari Ini 15 Tahun Kepergian Hasan Tiro, Deklarator GAM di Gunung Halimon, Ini 10 Fakta dari Sosoknya
Hasan Tiro dikenal luas sebagai deklarator GAM, sebuah gerakan yang ia proklamirkan pada 4 Desember 1976 di Gunung Halimon, Kabupaten Pidie.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Dalam sejarah perjuangannya, sosok Hasan Tiro kerap dikaitkan dengan politik.
Namun, tidak banyak yang tahu bahwa tenyata selama masa hidupnya Hasan Tiro juga memiliki sisi hidup humanis yang menarik dan jarang diketahui publik.
Apa saja fakta yang tersembunyi dari sosok pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu? Simak rangkuman Serambinews.com berikut ini:
1. Lelaki Romantis dan Sastrawan
Semasa hidupnya Hasan Tiro sangat dekat dengan dunia sastra.
Bakat sastranya tercermin dalam bahasa yang ia gunakan dalam menulis.
Salah satunya lewat naskah drama epic berjudul “The Drama of Achehness History” menjadi sebuah bukti autentik yang menisbahkan Hasan Tiro sebagai seorang sastrawan handal, sekaligus seorang sutradara.
Naskah drama ini ia tulis semasa dalam perang gerilya di hutan Aceh sekitar Juli 1978.

Dalam masa itu, Menteri Pendidikan GAM Dr Husaini memutuskan mengangkat kisah sejarah perjuangan rakyat Aceh itu dalam bentuk sandiwara radio.
Selusin kaset tape recorder dibawa ke markas. Para perajurit GAM menjadi pemain memerankan berbagai tokoh dalam drama tersebut.
Sedangkan latar digunakan musik klasik karya komponis kelas dunia, seperti Antonio Vivaldi, Bach, Beethoven ditambah instrumen yang direkam dari stasiun radio internasional.
Butuh waktu satu minggu untuk merekam drama radio ini dan berhasil dengan sukses.
Kemudian Hasan Tiro memperbanyak kaset tersebut dan menyebarkannya ke seluruh Aceh.
2. Seorang Nasionalis dan Cinta Indonesia
Sosok Hasan Tiro tidak selamanya mengobarkan semangat perlawanan terhadap Pemerintah RI.
Ia ternyata juga sosok yang sangat nasionalis. Beberapa literatur menyebutkan, pada masa remajanya Hasan Tiro pernah menjadi penggerek bendera Merah Putih, di sebuah tempat di Lamlo (dulu bernama Lamulo), tak jauh dari rumahnya.
Setelah itu ia merantau ke Bireuen dan Yogyakarta. Ia sempat menjadi orang kepercayaan Waperdam Sjafruddin Prawiranegara, lalu dikirim Pemerintah Indonesia menjadi staf Atase Penerangan di Kantor Peroetoesan Tetap Pemerintah Republik Indonesia (PTRI) di New York, AS.
Hasan Tiro
GAM
Gerakan Aceh Merdeka
tokoh gam
sosok Hasan Tiro
Pejuang Aceh
Gunung Halimon
sejarah Aceh
Sejarah Aceh Hari Ini: 26 Tahun Pembantaian Tgk Bantaqiah di Beutong Ateuh: Luka yang Tak Sembuh |
![]() |
---|
Kerajaan Aceh Punya Dua Istana, Begini Kisah Sultan Mengungsi dari Kraton ke Keumala Dalam |
![]() |
---|
Tim Mapesa Temukan Makam Syah Bandar Abad Ke-17 di Aceh Besar, Mizuar Sebut Ini Penemuan Penting |
![]() |
---|
Nisan Tokoh Muslim Era Lamuri di Laweung Digulingkan ke Jurang, Prajurit TNI dan Warga Bereaksi |
![]() |
---|
Kenali Sultan Ma’ruf Syah, Pahlawan dari Pidie, Aceh yang Melawan Penjajahan Portugis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.