Kamis, 9 April 2026

Wajah dan Leher Jokowi Penuh Bercak Hitam, Dokter Tifa Curiga Kena Autoimun

Saat tampil di layar kaca dalam sesi wawancara dengan media, ada yang berbeda dari penampilan Jokowi, khususnya paga bagian kepala dan wajah.

Editor: Amirullah
TikTok Tribun Solo
KESEHATAN JOKOWI -- Kondisi fisik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo menjadi sorotan. Ia diduga sakit serius karena wajah dan lehernya penuh bercak hitam. Benarkah demikian, lantas Jokowi sakit apa? 

SERAMBINEWS.COM - Penampilan fisik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, belakangan menjadi perbincangan publik.

Perubahan yang terlihat pada bagian wajah dan leher Presiden memicu berbagai spekulasi, terutama saat ia muncul dalam wawancara televisi baru-baru ini.

Dalam tayangan tersebut, sejumlah pemirsa menilai ada yang berbeda dari penampilan Jokowi, khususnya pada area kepala dan wajah.

Perubahan itu memunculkan berbagai pendapat di media sosial, termasuk dugaan bahwa sang Presiden tengah mengalami masalah kesehatan.

Salah satu pihak yang turut menyoroti kondisi Jokowi adalah Dokter Tifa, yang sebelumnya pernah mengkritisi latar belakang akademik Presiden. 

Dokter Tifa, turut menyinggung soal perubahan wajah Presiden ke-7 RI yang tampak berbeda di tahun 2025.

Ia mempertanyakan apakah Jokowi mengidap penyakit serius yakni Autoimun.

Hal itu lantaran kata Dokter Tifa, wajah Jokowi kini dipenuhi bercak hitam.

"Pak Jokowi kok seperti kena Autoimun? Wajah dan leher tiba-tiba penuh melasma atau bercak-bercak hitam."

"Dan tiba-tiba juga alopecia berat, rambut rontok mendadak di dahi, ubun-ubun, belakang kepala," tulis Dokter Tifa dalam cuitannya di Twitter, dikutip pada Minggu (6/1/2025).

Melihat perubahan wajah Jokowi, dokter Tifa pun mengurai kemungkinan sang mantan presiden mengidap penyakit serius selain autoimun.

Postingan Dokter Tifa yang mencurigai Jokowi terkena penyakit serius

"Autoimun atau Hiperkortisolisme? Dokter pribadi  perlu meresepkan Anti-depresan, deh. Kasihan, beban berbohong 10 tahun, ngga kebayang rasanya," sambung Dokter Tifa dalam cuitannya.

Untuk diketahui, penyakit autoimun adalah kondisi  kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.

Biasanya, sistem kekebalan tubuh berguna untuk menjaga tubuh dari bakteri dan virus.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved