Konflik Iran vs Israel

Lagi! Serangan Rudal Iran di Israel Tewaskan 3 Orang dan Lukai Puluhan Lainnya, 30 Mobil Rusak Parah

Di jalan pinggiran kota yang tenang di Rishon LeZion, tepat di selatan Tel Aviv, atap beberapa rumah ambruk. Selain itu, kaca berserakan di jalan.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English
GEDUNG HANCUR - Tangkapan layar YouTube Al Jazeera English pada Sabtu (14/6/2025) yang menampilkan Sebuah gedung di Tel Aviv hangus terbakar terkena rentetan rudal Iran. Layanan medis darurat Israel, Magen David Atom mengonfirmasi bahwa seorang warga Israel kedua meninggal dunia setelah sebuah rudal langsung menghantam sebuah gedung di pusat kota Tel Aviv pada Sabtu (14/6/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Israel dan Iran saling melancarkan serangan baru pada Minggu (15/6/2025) dini hari waktu setempat.

Serangan keduanya memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas setelah Israel memperluas kampanye kejutannya terhadap saingan utamanya dengan serangan di ladang gas terbesar di dunia.

Di jalan pinggiran kota yang tenang di Rishon LeZion, tepat di selatan Tel Aviv, atap beberapa rumah ambruk. Selain itu, kaca berserakan di jalan.

Setidaknya 30 mobil rusak parah, dengan jendela pecah dan penyok besar.

Dilansir BBC, rudal Iran menyerang sesaat setelah pukul 05.00 waktu setempat.

Peristiwa ini terjadi di tengah enam gelombang serangan Iran semalam - yang dilancarkan sebagai respons terhadap serangan udara Israel berskala besar terhadap Iran - yang menyebabkan jutaan orang berlarian mencari perlindungan.

Ambulans dan kru penyelamat tiba tak lama setelah rudal menghantam.

Anjing pelacak digunakan untuk mencari di antara beton yang hancur dan logam yang melengkung untuk mencari persenjataan yang belum meledak.

Total tiga orang tewas di seluruh negeri dalam serangan yang terjadi semalam - dua di Rishon LeZion, satu di kota terdekat Ramat Gan. Sekitar 76 orang terluka.

Namun, kehancurannya - bahkan di daerah yang paling parah terkena dampak - terbatas dibandingkan dengan apa yang terjadi di Iran.

Saat sirene berbunyi di seluruh Israel pada Sabtu (14/6/2025) dini hari, Ifat Benhaim dan keluarganya berlari ke ruang bawah tanah mereka.

"Kami menutup pintu, dan tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras," katanya.

"Saya pikir seluruh rumah runtuh menimpa kami," lanjut dia.

 
Ketika mereka keluar beberapa menit kemudian, mereka mendapati jendela mereka pecah dan lapisan debu serta puing berserakan di ruang depan.

Warga setempat lainnya, Sally Ilan (48), memegang beberapa barang pecah belah yang berhasil diselamatkannya dari reruntuhan rumah orang tuanya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved