Berita Nasional
PBNU Buka Suara Soal Tudingan Terima Dana dari Perusahaan Tambang Raja Ampat
Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gudfan Arif buka suara atas tudingan adanya aliran dana dari PT Gag Nikel Raja Ampat ke PBNU.
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Khalidin Umar Barat I Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gudfan Arif buka suara atas tudingan adanya aliran dana dari PT Gag Nikel Raja Ampat ke PBNU.
"Itu tudingan yang sangat keji," kata pria yang akrab disapa Gus Gudfan dalam keterangan persnya kepada Serambinews.com, Ahad (15/6/2025).
Kata dia, posisi KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) sebagai komisaris di PT Gag Nikel sebagai pribadi.
NU, kata dia, sama sekali tidak pernah menempatkan pengurusnya di perusahaan pemerintah maupun swasta.
PT Gag, kata dia, bukan milik PBNU. Ia adalah salah satu anak perusahaan BUMN PT ANTAM.
"Kebetulan yang jadi salah satu komisaris itu adalah warga NU. Jadi tak ada kaitan sama sekali dengan PBNU," ujar dia.
Baca juga: Heboh Kapal Bernama JKW dan Iriana Diduga Angkut Nikel Raja Ampat, Milik Jokowi?
Tudingan PBNU menerima aliran dana dari PT Gag Nikel dilontakan akun TikTok @tanpadusta).
Unggahan itu menarasikan, PBNU menerima aliran dana dari Ananda Tohpati yang oleh kalangan tertentu dikenal dengan nama Andes "Kancil".
Akun itu menyebut, Ananda merupakan anak mantan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Ananda disebutnya bertanggungjawab atas pengamanan dan pengawasan operasi dari lima perusahaan yang beroperasi di Raja Ampat.
Sebagai imbalan dan pengawasan, kata akun itu, Andas mengumpulkan donasi Rp 55 miliar perbulan dari setiap perusahaan atau Rp 275 miliar perbulan (Rp3,3 triliun pertahun).
Uang itu, menurut akun itu, disalurkan ke sejumlah jaringannya. Salah satunya ke PBNU. Donasi ini, kata Jamal, diberikan melalui salah satu Ketua PBNU, Gus Fahrur.
Baca juga: 4 Pemilik Tambang Nikel di Raja Ampat, Jadi Sorotan Aktivis Karena Timbulkan Kerusakan Alam
Gus Fahrur membantah keras tuduhan itu. "Ini fitnah. Tidak ada sama sekali sumbangan ke PBNU. Saya jamin 1.000 persen hoaks," kata Gus Fahrur saat dikonfirmasi Kamis (12/6/2025) malam.
Menurut Gus Fahrur, ia sama sekali tak kenal dengan Ananda Tohpati itu. Bahkan, nama Ananda itu baru didengarnya.
| Putra Aceh Jadi Kajatisu, Muhibuddin: “Ya Allah, Lindungi Aku dari Fitnah Jabatan |
|
|---|
| Putra Aceh Jadi Kajati Sumut |
|
|---|
| Heboh! Skema War Ticket Haji, Dikhawatirkan Picu Kecemburuan Sosial? |
|
|---|
| Dorong E-Ticketing, ASDP Lanjut Kelola KMP Aceh Hebat 1 |
|
|---|
| Info Gempa Terkini: Guncangan M 5,1 Terjadi di Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bendahara-Umum-PBNU-Gus-Gudfan-Ariev-dan-Ketua-LTN-PBNU-Ishaq-Zubaedi-Raqib.jpg)