Berita Aceh Timur
Raib tanpa Jejak, Misteri Hilangnya Dua Warga Aceh Timur dan Duka Keluarga yang Ditinggalkan
Tak ada jejak, tak ada kabar, hanya meninggalkan duka dan teka-teki yang membekas di hati keluarga dan masyarakat.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Tak ada jejak, tak ada kabar, hanya meninggalkan duka dan teka-teki yang membekas di hati keluarga dan masyarakat.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Waktu terus berjalan, namun pertanyaan itu belum juga menemukan jawabannya, ke mana perginya Hasanuddin dan Ruslan?
Dua warga Aceh Timur yang hilang di tempat dan waktu berbeda itu lenyap begitu saja, seolah ditelan bumi dan laut.
Tak ada jejak, tak ada kabar, hanya meninggalkan duka dan teka-teki yang membekas di hati keluarga dan masyarakat.
Kisah pertama datang dari belantara hutan di Desa Sunti, Kecamatan Serbajadi.
Pada Jumat, 5 April 2024 lalu, Hasanuddin (44) pamit kepada istrinya untuk mencari kayu ke hutan belakang rumah.
Ia berniat membuat pagar, sesuatu yang biasa dilakukan warga desa untuk menjaga kebun dan ternak.
Namun, sebelum berangkat, ia sempat menyampaikan pesan kepada sang istri.
"Kalau nanti uang belanja habis, jual saja tanki semprot dan ayam," kata Hasanuddin.
Ia juga sempat mengatakan akan pergi agak jauh, namun tak menjelaskan ke mana tujuan sebenarnya.
Hasanuddin tak pernah kembali.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pemancing Hilang Jatuh dari Tebing di Pantai Ujung Pancu, Basarnas Lakukan Pencarian
Menjelang siang keluarganya mulai gelisah.
Mereka menyusul ke hutan, memanggil namanya, tapi hanya keheningan yang menjawab.
Laporan dibuat ke Polsek Serbajadi.
Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan puluhan warga pun dikerahkan.
Dipimpin Iptu MH Damanik pada saat itu, sebanyak 64 orang menyisir hutan selama kurang lebih tujuh hari penuh.
Dari semak hingga jurang, dari sungai kecil hingga lereng bukit.
Tapi tak ada tanda-tanda Hasanuddin.
Seolah ia menghilang begitu saja tanpa bekas, tanpa suara, pencarianpun kemudian dihentikan
Pada awal tahun 2025 tepatnya Selasa, 11 Februari 2025 lalu, misteri kedua menyusul dari laut ujung Peureulak.
Ruslan (25), seorang anak buah kapal KM Serasi, dilaporkan terjatuh ke laut sekitar pukul lima sore, ketika kapal sedang berlayar sejauh 11 mil dari markas Satpolairud Polres Aceh Timur.
Baca juga: Diduga Epilepsi Kambuh, Tumiran Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai, Dilaporkan Hilang Dua Hari
Cuaca hari itu biasa saja, laut tidak bergelombang tinggi.
Tapi Ruslan jatuh saat sedang BAB ke air, tanpa sempat tertolong.
Awak kapal panik dan segera meminta bantuan.
Operasi pencarian dimulai keesokan harinya, 12 Februari 2025, melibatkan personel Satpolairud, Basarnas Langsa, BPBD Aceh Timur, dan nelayan lokal.
Dengan perahu karet, kapal cepat, hingga alat deteksi bawah air, pencarian menyisir area laut dari Peureulak hingga ke Idi.
Namun, hingga hari keenam, hasilnya tetap nihil.
Tak ada tubuh, tak ada pelampung, tak ada secuil pun barang milik Ruslan yang bisa dijadikan petunjuk.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Ashadi, mengatakan bahwa kedua operasi pencarian telah dilakukan sesuai prosedur dan dihentikan setelah tak membuahkan hasil.
“Kami sudah berupaya maksimal. Sampai sekarang tidak ada kabar dari keluarga bahwa ada tanda-tanda baru. Jadi, pencarian memang harus dihentikan,” ujarnya.
Dua kehilangan ini menjadi luka dan misteri yang menyatu.
Hasanuddin hilang di hutan tempat yang selama ini dianggap sebagai ruang hidup warga desa.
Ruslan lenyap di laut sumber penghidupan banyak nelayan.(*)
Baca juga: Daftar 19 Korban Tewas Longsor Galian C Gunung Kuda Cirebon, 6 Orang Masih Hilang
Satuan Brimob Polda Aceh Gegana Pastikan Udara di Sekitar PT Medco Aman |
![]() |
---|
Sebut Bupati Aceh Timur Debt Collector, Jubir KPA Aceh Timur Kecam Wali Kota Langsa |
![]() |
---|
Diduga Minum Racun Rumput, Seekor Gajah Jantan Ditemukan Mati di Ladang Warga Aceh Timur |
![]() |
---|
Besok, Mantan Bupati Aceh Timur Rocky Dipanggil Kejari, Dugaan Kasus Korupsi Brata Maju |
![]() |
---|
Al- Farlaky Surati Wali Kota Langsa Soal Pembayaran Pengalihan BMD |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.