Breaking News

Konflik Iran vs Israel

Hari ke-5 Perang Iran vs Israel: Rudal Iran Hantam Tel Aviv hingga Ledakan Guncang Teheran

Rudal-rudal dilaporkan menghantam Tel Aviv, sementara ledakan besar mengguncang ibu kota Iran, Teheran.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap layar YouTube WION
KOBARAN API DI HAIFA - Iran melancarkan serangan terhadap Kota Haifa, Israel, pada Minggu (15/6/2025) malam. Serangan itu memicu kobaran api hingga gangguan listrik. Dilaporkan empat warga Haifa, yang termasuk dalam satu keluarga, tewas akibat serangan tersebut. 

Iran Ancam Eksekusi Mata-mata Pro-Israel

Badan peradilan Iran mengumumkan akan menindak tegas para tersangka mata-mata yang dituduh bekerja untuk Israel.

 
“Kasus mereka sudah diproses dan akan dihukum secepatnya,” kata juru bicara pengadilan Asghar Jahangir kepada kantor berita Mehr.

Sebelumnya, Iran telah mengeksekusi satu pria yang dinyatakan bersalah karena memberikan informasi rahasia kepada musuh negara, menurut laporan Mizan Online.

Beberapa individu lainnya juga telah ditangkap atas dugaan keterlibatan dengan Mossad.

Baca juga: Iran Serang Gedung Badan Intelijen Israel dengan Rentetan Rudal, Disebut Sebagai Serangan Ganas

Lalu Lintas Padat di Teheran

Teheran dilaporkan mengalami kemacetan lalu lintas parah pada Senin (16/6/2025) malam.

Ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan agar warga Iran "segera mengungsi" dari ibu kota.

Sejumlah foto yang beredar di media sosial dan media lokal menunjukkan padatnya kendaraan yang meninggalkan kota melalui jalan Karaj-Chalus, yang mengarah ke wilayah barat Iran.

Jalan utama itu terlihat dipenuhi mobil yang bergerak perlahan, diduga akibat gelombang evakuasi massal menyusul peringatan akan serangan udara besar.

Dalam unggahan di media sosial, Trump memperingatkan bahwa situasi di Teheran "sangat berbahaya" dan mendesak semua orang untuk meninggalkan kota sesegera mungkin.

Sebelumnya, militer Israel juga mengeluarkan peringatan dalam bahasa Persia.

Pihak berwajib meminta warga menjauh dari "pabrik produksi senjata" dan "lembaga pendukungnya".

Mereka juga menyarankan agar warga tidak kembali ke lokasi tersebut hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap Teheran.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved