Konflik Iran vs Israel

Kondisi 4 Kilang Minyak dan Ladang Gas Iran yang Terkena Serangan Israel, Kebakaran Hebat di Shahran

Israel sudah sejak lama menargetkan infrastruktur energi Iran, bahkan jauh sebelum serangan Rising Lion Operation dijalankan.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar YouTube/AlJazeera
IRAN VS ISRAEL - Tangkap layar video serangan Israel di Kangan Port, bagian selatan Provinsi Bushehr, Iran, dekat ladang gas South Pars, Sabtu (14/6/2025). Serangan Israel terhadap fasilitas energi Iran dikhawatirkan juga dapat mengguncang harga bahan bakar global, apalagi saat ini kedua negara saling mengancam dengan serangan yang lebih intens. 

SERAMBINEWS.COM - Sejumlah fasilitas minyak dan gas terpenting di Iran terkena serangan Israel.

Sebagai informasi, Israel melancarkan serangan terhadap situs nuklir dan militer Iran dengan nama Rising Lion Operation yang dimulai pada Jumat (13/6/2025) lalu.

Operasi tersebut, diklaim Israel, dilakukan untuk mencegah pengembangan senjata nuklir Iran.

Iran pun telah melakukan serangan balasan terhadap Israel yang dijuluki Operation True Promise III.

Dengan diserangnya kilang minyak dan ladang gas Iran oleh Israel, timbul kekhawatiran bahwa konflik akan berlanjut dan pasar dunia bakal terganggu.

Serangan Israel yang mendadak dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas energi Iran jelas akan mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah.

Selain itu, serangan Israel dikhawatirkan juga dapat mengguncang harga bahan bakar global. Apalagi saat ini kedua negara saling mengancam dengan serangan yang lebih intens.

Adapun Iran memiliki cadangan gas alam terbesar kedua di dunia dan cadangan minyak mentah terbesar ketiga, menurut Badan Informasi Energi (Energy Information Administration/EIA) Amerika Serikat,

Israel sudah sejak lama menargetkan infrastruktur energi Iran, bahkan jauh sebelum serangan Rising Lion Operation dijalankan.

Padahal, sekutu Israel termasuk Amerika Serikat sudah memperingatkan risiko naiknya harga minyak dan gas dunia jika terjadi serangan.

Baca juga: Diancam Bunuh Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dipindah dari Bunker demi Keamanan

Daftar Fasilitas Minyak dan Gas Iran yang Diserang Israel

Pada Sabtu (14/6/2025) malam, Kementerian Perminyakan Iran mengatakan Israel menyerang depot bahan bakar utama, sementara kilang minyak lain di ibu kota Teheran juga terbakar.

Iran juga telah menghentikan sebagian produksi di ladang gas terbesar di dunia, South Pars, yang dibaginya dengan negara tetangga Qatar, setelah serangan Israel menyebabkan kebakaran di sana pada hari Sabtu.

Semenjak aksi saling balas antara Rising Lion Operation dan Operation True Promise III, berikut deretan fasilitas minyak dan gas Iran yang sudah disasar Israel, dikutip dari Al Jazeera:

1. Shahran dan Shahr Ray dekat Teheran

Pada Sabtu malam, kebakaran besar terjadi di depot bahan bakar dan gas Shahran, di barat laut Teheran tengah, dan salah satu kilang minyak terbesar Iran di Shahr Rey, di selatan kota.

Namun, Jaringan Berita Mahasiswa Iran kemudian membantah bahwa kilang Shahr Rey telah diserang oleh Israel, dan mengklaim bahwa kilang tersebut masih beroperasi.

Mereka mengakui bahwa tangki bahan bakar di luar kilang tersebut telah terbakar. 

Meski begitu, mereka tidak menjelaskan apa yang memicu kebakaran tersebut.

Kemudian, Kementerian Perminyakan Iran mengonfirmasi bahwa Israel telah menyerang depot Shahran, tempat petugas pemadam kebakaran masih berusaha mengendalikan api.

2. South Pars

Serangan udara Israel juga menargetkan ladang South Pars, di lepas pantai provinsi Bushehr selatan Iran.

Ladang gas terbesar di dunia ini merupakan sumber dari dua pertiga produksi gas Iran, yang dikonsumsi secara nasional.

Iran berbagi South Pars dengan negara tetangganya Qatar, yang disebut sebagai North Field.

Serangan tersebut memicu kerusakan dan kebakaran yang signifikan di fasilitas pemrosesan gas alam Fase 14 dan menghentikan platform produksi lepas pantai yang menghasilkan 12 juta meter kubik per hari, dikutip dari laporan kantor berita semi-resmi, Tasnim.

3. Fajr Jam

Dalam serangan Israel yang terpisah, kebakaran dilaporkan terjadi di pabrik gas Fajr Jam, salah satu fasilitas pemrosesan terbesar Iran, yang terletak di Provinsi Bushehr.

Fasilitas ini memproses bahan bakar dari South Pars.

Kementerian Perminyakan Iran mengonfirmasi bahwa fasilitas tersebut terkena serangan Israel.

Baca juga: Sosok Azam Akhmad Akhsya, Jaksa Tilap Uang Korban Investasi Bodong Rp 11,7 Miliar Dituntut 4 Tahun

Baca juga: VIDEO - Hacker Pro-Palestina Mampu Retas Sistem Keamanan Israel

Baca juga: VIDEO - Objek Wisata Paya Santewan Bireuen Tambah Fasilitas Flying Fox

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved