Konflik Iran vs Israel

Netanyahu Marah Besar Rudal Iran Hantam RS Israel, IRGC Tegaskan Target Utama Markas Intelijen

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di rumah sakit, tetapi tidak ada korban luka serius.

Editor: Faisal Zamzami
Tangkap Layar
PM ISRAEL - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat melakukan konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio di Yerusalem, Minggu (16/2/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu marah-marah setelah rudal Iran menghantam rumah sakit (RS) Soroka Medical Center di Israel pada Kamis (19/6/2025).

Sebuah rudal Iran menghantam RS utama di Israel selatan tersebut pada Kamis dini hari, sebagaimana dilansir ABC News.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah di rumah sakit, tetapi tidak ada korban luka serius. 

"Kami akan menuntut harga penuh dari para tiran di Teheran," kata Netanyahu.

Rudal lainnya menghantam gedung bertingkat tinggi dan beberapa bangunan tempat tinggal lainnya di dekat Tel Aviv.

 Dua dokter mengatakan kepada AP bahwa rudal tersebut menghantam seketika setelah sirene serangan udara berbunyi, menyebabkan ledakan keras yang dapat didengar dari ruang aman. 

Mereka berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk memberi tahu media.

Pihak RS mengatakan, dampak utama terjadi pada gedung bedah lama yang telah dievakuasi dalam beberapa hari terakhir. 

Setelah serangan itu, fasilitas medis ditutup untuk semua pasien kecuali untuk kasus yang mengancam jiwa. 

RS Soroka Medical Center memiliki lebih dari 1.000 tempat tidur dan menyediakan layanan untuk sekitar 1 juta penduduk di selatan Israel.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Rumah Sakit Soloka Israel Runtuh Diserang Iran

Jawaban Iran

Sementara itu, Iran mengatakan bahwa target utama serangan rudal yang menghantam RS Soroka Medical Center adalah pangkalan militer dan intelijen Israel, bukan fasilitas kesehatan.

"Target utama serangan itu adalah Pangkalan Komando dan Intelijen Angkatan Darat Israel (IDF C4I) dan Kamp Intelijen Angkatan Darat di Taman Teknologi Gav-Yam, yang terletak di sekitar Rumah Sakit Soroka," lapor kantor berita negara IRNA.

Dikatakan bahwa rumah sakit itu hanya terkena gelombang ledakan, dan bahwa targetnya adalah fasilitas militer.

Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC juga mengeluarkan pernyataan tentang serangan itu, sebagaimana dilansir AFP.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved