Konflik Iran vs Israel
Ayatollah Ali Khamenei Tunjuk 3 Ulama Senior Sebagai Penerusnya Jika Tewas Diserang Israel
Khamenei yang kini berusia 86 tahun telah menetapkan tiga ulama senior sebagai kandidat penerus kekuasaan tertinggi di Iran.
Biasanya, pemilihan pemimpin tertinggi baru dilakukan oleh Majelis Ahli (Assembly of Experts) melalui proses panjang.
Namun, dalam situasi perang, Khamenei telah meminta agar majelis segera menunjuk salah satu dari tiga nama yang ia ajukan jika ia tewas.
Kandidat yang ditunjuk tetap dirahasiakan, tetapi pejabat menyebut nama Mojtaba Khamenei—putra Khamenei—tidak termasuk dalam daftar tersebut, meski sebelumnya sempat disebut-sebut. Begitu pula mantan presiden Ebrahim Raisi yang wafat dalam kecelakaan helikopter pada 2024.
Langkah ini diambil untuk memastikan transisi kekuasaan berjalan cepat dan teratur demi menjaga stabilitas negara dalam kondisi darurat.
Terlebih, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara terbuka mengancam eksistensi Khamenei setelah Iran melancarkan serangan di sebuah rumah sakit utama di Kota Beersheba, Israel, pada Kamis (19/6/2025).
“Khamenei secara terbuka memerintahkan penghancuran Israel dan serangan ke rumah sakit,” kata Katz.
“Orang seperti itu tidak boleh dibiarkan hidup,” imbuhnya.
Baca juga: Israel Serang Tiga Rumah Sakit dan Ambulans di Iran, Dua Paramedis Tewas
Ancaman serangan dan infiltrasi
Iran kini menghadapi dua front dalam perang saat ini. Pertama, serangan udara langsung dari Israel yang menghancurkan pangkalan militer, fasilitas nuklir, infrastruktur energi, hingga kediaman para ilmuwan dan komandan militer.
Kedua, infiltrasi agen-agen rahasia dan kolaborator Israel di dalam negeri.
“Jelas sekali kita mengalami kebocoran besar di bidang keamanan dan intelijen,” kata Mahdi Mohammadi, penasihat ketua parlemen Iran, Jenderal Mohammad Ghalibaf.
“Para komandan senior kita dibunuh hanya dalam waktu satu jam,” tambahnya.
Kekhawatiran terbesar Iran saat ini adalah tiga hal, yaitu kemungkinan pembunuhan terhadap Khamenei, potensi keterlibatan militer Amerika Serikat dalam perang, serta kerusakan besar terhadap infrastruktur vital seperti pembangkit listrik dan kilang minyak.
Sistem komando tetap jalan
Meski sejumlah pejabat senior terbunuh dan Teheran terpukul keras, sistem pemerintahan dan komando militer Iran masih berjalan.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Siap Lancarkan Serangan Baru Terhadap Iran |
![]() |
---|
Iran Siapkan Skenario Militer Hadapi Israel, Ragukan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Terluka akibat Serangan Israel |
![]() |
---|
Ali Khamenei Muncul Kembali ke Publik di Hari Asyura, Disambut Gembira Warga Iran |
![]() |
---|
Menlu Iran Ancam Israel jika Kembali Menyerang, Siap Balas Agresi Zionis dan Sekutunya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.