Kisah Tragis Azwar, Pria Asahan Meninggal di Kamboja, Diperas Rp 40 Juta, Disekap hingga Disetrum

Azwar yang diiming-imingi akan bekerja sebagai penyanyi di Malaysia, dijual ke Kamboja dan dipekerjakan di perusahaan scamer.

Editor: Faisal Zamzami
DOKUMENTASI
KORBAN TPPO - Azwar korban perdagangan orang dan kekerasan berkedok agensi tenaga kerja Indonesia ke luar negeri. Kini meninggal dunia setelah dua bulan berada di Kamboja. 

Ia mengaku, kini pihak KBRI telah diberitahu soal kematian korban.

Namun, sampai saat ini belum diketahui bagaimana kelanjutan dari KBRI di Kamboja.

"Karena si Azwar ini berangkat beda jurusan, makanya dia ini ilegal. Jadi pemulangan jenazahnya sulit kata pihak dari KBRI. Sedangkan kalau mau mulangkan sendiri, perlu biasa Rp 160 juta," katanya.

Keluarga berharap, pemerintah dapat membantu pemulangan jasad korban dan bisa kembali ke kampung halaman. 

Baca juga: SOSOK Dewi Astutik, Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu Senilai Rp 5 Triliun, Buronan Interpol di Kamboja

Curhat Terakhirnya

Sebelum meninggal, Azwar sempat berkomunikasi dengan keluarga dengan mengirimkan beberapa video serta video call.

Dalam video callnya, Azwar mengaku meminta uang sebesar Rp 40 juta sebagai uang denda agar dirinya dapat dibebaskan dari perusahaan scamer tersebut.

Melalui video call dengan seorang temannya, Azwar mengaku sakit dan meminta pinjaman uang agar dirinya dapat dibebaskan.

"Ju (nama panggilan) untuk apa uang itu. Karena banyak kejadian udah dibayar dendanya juga ga dipulangkan juga," kata Seorang wanita yang telfon video dengan Azwar.

Azwar mengaku dirinya sedang sakit dan tidak dapat bekerja sehingga harus membawa denda agar dirinya tak dijual ke perusahaan lain.

"Enggak beb, karena aku sakit makanya aku ga bisa fokus kerja. Aku ga memenuhi target. Nanti kalau ada rezeki pasti aku ganti. Tolong kali, nanti pasti aku ganti," kata Azwar.

Selain itu, Azwar juga mengaku dibawa ke Kamboja oleh seorang agen bernama Hasan yang merupakan warga Medan.

"Yang ngajak aku bang Hasan, agen. Nomornya udah gak aktif lagi. Tolonglah aku beb," katanya.

Dilain video, Azwar turut meminta pinjaman uang sebesar Rp 40 juta untuk pembayaran denda dan ganti rugi.

Parahnya lagi, dalam video tersebut, Azwar mengaku dirinya yang sedang sakit akan dibuang ke laut.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved