Besok Tahun Baru Islam, Jangan Lewatkan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Ini Waktu Memanjatkan Doanya

Doa akhir tahun berisi tentang rasa syukur atas apa yang telah dicapainya selama ini dan menyebutkan harapan-harapan yang akan dilakukan saat memulai

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Nur Nihayati
Generate by AI
BERDOA - Ilustrasi seorang muslim berdoa hasil olah kecerdasan buatan Meta AI, Selasa (11/2/2025). Berikut bacaan doa akhir tahun dan doa awal tahun untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H serta waktu memanjatkannya. 

Ada dua amalan puasa sunnah yang dianjurkan dilakukan selama bulan Muharram, yaitu puasa Tasu'a dan puasa Asyura.

Puasa Tasu'a adalah puasa yang dilaksanakan pada 9 Muharram.

Sementara puasa Asyura adalah puasa yang dilaksanakan pada 10 Muharram.

Keutamaan mengerjakan puasa Asyura disebutkan dalam hadis riwayat Imam Muslim no. 1162/2746.

Dalam hadis tersebut, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

(…وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ.)

"… Dan puasa di hari 'Asyura' saya berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan (dosa) setahun yang lalu." 

Sementara anjuran untuk mengerjakan puasa tasua, yaitu puasa yang dilakukan sehari sebelum puasa asyura, disebutkan dalam riwayat Abdullah bin 'Abbas radhiallahu 'anhuma.

Baca juga: Puasa Tasu a dan Puasa Asyura Amalan 9 dan 10 Muharram, Niat dan Keutamaannya

Dalam riwayat tersebut dijelaskan, di akhir hayatnya Rasulullah pernah berkeinginan jika masih hidup di tahun depan maka ia akan berpuasa pada 9 dan 10 Muharrram.

عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ – رضى الله عنهما – يَقُولُ: حِينَ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ, قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-: (( فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ.)) قَالَ: فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.

Artinya:

"Diriwayatkan dari Abdullah bin 'Abbas radhiallahu 'anhuma, dia berkata, "ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika berpuasa di hari 'Asyura' dan memerintahkan manusia untuk berpuasa, para sahabat pun berkata, 'Ya Rasulullah! Sesungguhnya hari ini adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun berkata, 'Apabila tahun depan -insya Allah- kita akan berpuasa dengan tanggal 9 (Muharram).' Belum sempat tahun depan tersebut datang, ternyata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal."

Selain puasa pada 9 dan 10 Muharram, sejumlah ulama berpendapat adanya puasa sesudah 10 Muharram yakni pada 11 Muharram.

Di antara dalil yang menyatakan ini terdapat dalam hadis Ibnu Abbas.

صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ ، صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا

"Berpuasalah kalian pada hari 'Asyura' dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari." HR Ahmad no. 2153.

Kendati begitu, Syaikh Syu'aib dan Syaikh Al-Albani menghukumi hadits ini lemah.

Namun tentu saja bukan berarti berpuasa di 11 Muharram terlarang.

Puasa ini masih bisa dikerjakan karena termasuk pada bulan Muharram.

Jadwal, niat Puasa Tasua dan Puasa Asyura

Merujuk pada kalender Hijriyah yang diterbitkan Kemenag, 9 Muharram 1447 H jatuh pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Sementara 10 Muharram 1447 Hijriah jatuh pada Minggu, 6 Juli 2025.

Dengan demikian, puasa Tasu'a dilakukan pada Sabtu (5/6/2025) dan puasa asyura dilaksanakan pada Minggu (6/6/2025).

Baca juga: 30 Link Twibbon 1 Muharram 1447 H Untuk Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 2025, Desain Simpel & Cantik

Bagi yang berencana mengerjakan ibadah puasa ini, bisa menyimak bacaan atau lafadz niat puasa nya berikut.

1. Niat puasa Tasu'a

Berikut bacaan niat puasa Tasu'a.

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma tasu'a sunnatal lillahita’ala

Artinya: "Saya niat puasa hari tasua, sunnah karena Allah ta’ala"

2. Niat puasa Asyura

Berikut bacaan niat puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى 

Nawaitu shauma asyura lillahi ta'ala.  

Artinya: "Saya niat puasa Asyura karena Allah ta'ala."

Selain niat secara khusus puasa Tasu’a dan Asyura, ada juga niat puasa mutlak Muharram yang lebih umum, 

Adapun bacaan atau lafadz niatnya ialah sebagai berikut.    

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى  

Nawaitu shaumal Muharrami lillahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa di bulan Muharram karena Allah ta'ala"

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved