Berita Banda Aceh
Mengenang Robur, Kendaraan Mahasiswa Tempo Dulu yang Jadi Cikal Bakal Trans Koetaradja
Bus angkutan umum perkotaan ini, hadir di Banda Aceh atas inisiasi Pemerintah Daerah Istimewa Aceh masa itu.
Semasa menjadi sopir, rasa lelah rutin menghampiri Keuchik Harun.
Apalagi terkadang mahasiswa berkelahi di dalam Robur.
Selain berkelahi, bermacam polah tingkah laku lainnya dilakukan mahasiswa kala itu.
Mereka meminta dibelokkan khusus saat di salah satu simpang di kawasan Lingke.
Beberapa sopir lainnya menuruti permintaan mahasiswa.
Setiapkali melewati persimpangan ini, penumpang kendaraan harus bersandar atau berpegangan erat pada benda atau orang di samping maupun di depannya.
Mau tidak mau, penumpang akan saling berdempetan antara sesama.
Sehingga, konon, jadilah simpang itu dinamai Simpang Mesra hingga kini.
Meski demikian, Keuchik Harun tidak menuruti permintaan mahasiswa, sebab berbahaya bagi mereka.
Robur menjadi inspirasi Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan untuk melahirkan bus Trans Koetaradja, sebagai transportasi angkutan massal perkotaan.
Seperti halnya Robur, Trans Koetaradja memiliki semangat yang sama dengan terus mengupayakan inovasi sesuai dengan peradaban di Aceh.
Ini adalah upaya mengenang kembali jasa Robur dalam mengangkut para mahasiswa. (*)
(Serambinews.com/Rauzatul Jannah)
*) Penulis adalah siswa internships dari Muharram Jounalism College (MJC) Banda Aceh.
| Drama ‘tarik menarik’ JKA, Nasrul Sufi: Tontonan yang Membingungkan Masyarakat |
|
|---|
| Abu Paya Pasi Tetapkan Muhammad Balia sebagai Ketua PHBI Masjid Raya Baiturrahman |
|
|---|
| Irwandi Jual Rumah untuk Pengobatan di Korea, Steffy Burase Singgung Masalah JKA |
|
|---|
| Terkait Pengelolaan Dana Otsus ke Depan, Aceh Harus Ada Perencanaan Konkret |
|
|---|
| PKS Aceh Dorong Ketahanan Pangan dan Energi, Soroti Ketergantungan Pasokan dari Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Robur-bus-yang-pernah-beroperasi-di-Banda-Aceh-hingga-tahun-2004.jpg)