Berita Pidie
1.000 Buku Bantuan Perpusnas RI Disebarkan Dispersip Pidie ke Perpustakaan Gampong
Perpusnas RI membantu buku sebagai program pemberian bantuan bahan bacaan bermutu yang ditujukan untuk perpustakaan desa/gampong.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tercatat 1.000 buku bantuan Perpustakaan Nasional atau
Perpusnas RI.
Untuk diketahui, Perpusnas RI membantu buku sebagai program pemberian bantuan bahan bacaan bermutu yang ditujukan untuk perpustakaan desa/gampong.
Selain itu, untuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan rumah ibadah di seluruh Indonesia.
Program itu merupakan bagian dari upaya Perpusnas, untuk meningkatkan minat baca dan akses masyarakat terhadap buku.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Dispersip Pidie, sebagai dinas teknis yang telah melakukan fasilitasi saat mengajukan usulan ke Perpusnas.
Sehingga sejak tanggal 2 Juli 2025, bantuan tersebut sedang didistribusikan oleh pihak ketiga yang bekerjasama dengan Perpusnas RI. Lalu, diantar langsung ke tempat keberadaan perpustakaan dimaksud.
Baca juga: Klaim Aceh Intoleran Terbantahkan, Buku 1 Kota 5 Agama di Aceh Pembuktiannya
"Kabupaten Pidie tercatat penerima bantuan terhadap sembilan perpustakaan gampong, 12 TBM dan tiga perpustakaan rumah ibadah/ masjid," kata Kepala Dispersip Pidie, Turno Junaidi, SKM MKM, kepada Serambinews, Kamis (3/7/2025).
Dikatakan, secara umum tujuan program itu untuk memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi di masyarakat, sekaligus menambah jumlah perpustakaan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat.
Menurutnya, bantuan 1.000 buku, untuk memperkaya koleksi buku di perpustakaan yang membutuhkan.
Selai itu, untu eningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja. Juga menyediakan akses bacaan yang lebih luas dan berkualitas bagi masyarakat.
Untuk mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, hingga untuk menstimulasi pemerintah gampong, agar semua gampong memiliki perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat.
"Program bantuan buku hingga ke desa/ gampong, taman baca masyarakat dan rumah ibadah, yang kita harapkan dapat menjadikan aktivitas literasi masyarakat lebih meningkat.
Juga bisa dikolaborasikan hingga dikawal bersama dengan bantuan dinas terkait dan terutama dari TP-PKK secara berjenjang sampai gampong hingga lebih tepat sasaran,” harap Turno.
Baca juga: Pustaka Gampong Mee Tanoh Pidie Diresmikan, Turno Junaidi: Jangan Sampai Buya Krueng Teudong-dong
Ia menyebutkan, Kadispersip menyampaikan terima kasih atas kesediaan sejumlah keusyik beserta tim pengelola perpustakaan di Kabupaten Pidie yang bersedia diusulkan sebagai penerima bantuan buku dari Perpusnas.
Juga bersedia memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Perpusnas, antara lain, membuat surat pernyataan komitmen, dan administrasi lainnya tanpa dipungut biaya.
Nama Perpustakaan Gampong
Kadispersip Pidie, Turno Junaidi, mengatakan, nama-nama penerima buku bantuan berjumlah sembilan perpustakaan gampong.
Adalah Gampong Barona, Kecamatan Mutiara, Gampong Lada Mutiara Timur, Baroe Jruek, Kecamatan Indrajaya, Cot Mulu, Kecamatan Peukan Baro, Gampong Mane, Jurong Balee, Kecamatan Kembang Tanjong, Pante Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya, Aron Asan, Kecamatan Kumbang Kb. Tanjong, dan Sukon Paku, Kecamatan Glumpang Baro.
Ada pun 12 TBM, yakni Lhok Kaju English Centre Indrajaya, Yayasan Saleum Kota Sigli, Jejaka ilmi Indrajaya, Annida Nayra Indrajaya, Lhee Club Simpang Tiga dan Mahira Centre Kembang Tanjong.
Lalu, TMB Jannatul Fata Glumpang Tiga,Adt Thifli Darussalam Pidie, SDU Al Uswah Pidie, Iqra Kota Sigli, Keranjang Pesisir Kembang Tanjong, Rumah Baca Qalam Mutiara, dan TBM Khalatun Indrajaya.
Baca juga: Tak Hadir Dipanggil Kejari Lhokseumawe, Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Berikan Penjelasan
Sementara untuk perpustakaan rumah ibadah adalah Masjid Baitul Azmi Mutiara Timur, Al Jihad Gumpueng Mutiara Timur dan Masjid Darul Huda Peukan Baro.
" Kami berharap kepada penerima bantuan untuk segera memanfaatkannya dan menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan minat dan budaya baca serta kegiatan lainnya di perpustakaan.
Hal itu sebagai harapan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial atau TPBIS, yang meliputi bidang kesehatan, ekonomi, inklusi digital, pendidikan, olahraga, pertanian, seni budaya dll.
Sasaran program itu meliputi kelompok umum, anak-anak, pelajar, mahasiswa, petani/ nelayan atau sektor informal, pelaku UMKM, lansia dan disabilitas," pungkas Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia tersebut. (*)
Baca juga: Sikapi Misi Bupati Sarjani, Dispersip Pidie Gelar Bedah Buku Judul Pidie Yang Tidak Kalian Ketahui
| Ungkap Kasus Curanmor di Pidie, Polisi Ringkus Tiga Pelaku di Tangse, Padang Tiji & SPBU |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima Pidie, Akan Mudahkan Warga Angkut Hasil Panen |
|
|---|
| Mutasi di Pidie, Bupati Sarjani Lantik 88 Pejabat |
|
|---|
| Bulog Sigli Edukasi Puluhan Siswa Seputar Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
| Hari Ini, Bupati Sarjani Lantik Puluhan Pejabat, Sepuluh Camat Diganti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Aparatur-gampong-menerima-buku-bantuan-Perpusnas-RI-yang-diserahkan-Dispersip-Pidie.jpg)