Daftar Nama Korban Meninggal Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Adapun daftar nama korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya adalah sebagai berikut. 

Editor: Faisal Zamzami
BASARNAS
KAPAL TENGGELAM - Tim SAR melakukan evakuasi korban setelah sebuah feri KMP Tunu Pratama Jaya yang membawa 65 orang tenggelam di dekat Pulau Bali, Rabu (2/7/2025). 

Kata dia, untuk proses klaim itu petugas Jasa Raharja akan mendatangi langsung alamat rumah korban sesuai domisili.

Petugas akan meminta berbagai persyaratan pengajuan seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, maupun akta nikah sebagai persyaratan untuk pengajuan.

"Jadi nggak perlu korban maupun ahli waris mengajukan. Melainkan petugas kami proaktif jemput bola ke rumah korban," kata dia.

Baca juga: Kapal Tenggelam di Selat Bali, 6 Orang Meninggal, Balita asal Aceh Besar Disebut Jadi Korban

Basarnas Kerahkan Drone Cari Korban

Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) mengerahkan pesawat nirawak atau drone dalam upaya pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menyatakan bahwa dua unit drone telah dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan objek di permukaan maupun di bawah laut.

"Ada dua unit drone sudah kami kerahkan," ujar Sidakarya pada Jumat (4/7/2025) di Pos Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Selain penggunaan drone, Basarnas juga memaksimalkan sejumlah alat utama dari unsur udara dan laut untuk mendukung pencarian.

Dalam operasi pencarian dari udara, helikopter milik Basarnas, helikopter swasta Air Bali, serta unsur udara dari TNI AL dan kepolisian turut dikerahkan.

 Di sisi laut, kapal KN SAR Permadi, KN SAR Arjuna, dan sejumlah perahu karet (RIB) dari Pos Pencarian dan Pertolongan yang berada di Kabupaten Jembrana, Buleleng, dan Banyuwangi juga ikut melakukan penyisiran.

Pencarian tidak hanya dilakukan di tengah laut, tetapi juga di sepanjang pesisir pantai, termasuk Pantai Pebuahan, Jembrana, yang sebelumnya menjadi lokasi ditemukannya sejumlah korban pada Rabu (2/7/2025).

"Baik unsur laut maupun udara, sudah kami laksanakan. Tim SAR gabungan sudah menyisir di sekitar pantai Pebuahan dan sekitarnya," ucap Sidakarya.

Hingga saat ini, Basarnas melaporkan masih ada 30 orang korban yang dinyatakan hilang, yang terdiri dari 23 penumpang dan 7 anak buah kapal (ABK).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan para korban yang belum ditemukan terjebak di dalam bangkai kapal, Sidakarya enggan berspekulasi.

"Untuk terjebak atau tidaknya, saya tidak berani memastikan. Tapi kami tetap berusaha maksimal dalam pencarian," tutupnya.

Baca juga: VIDEO - Kendaraan Lapis Baja IDF Dibantai Roket Al Qassam di Khan Yunis

Baca juga: VIDEO Peledak Anti-tank Zilzal 4 Al-Quds Lumat Kendaraan Israel hingga IDF Kritis

Baca juga: VIDEO - Detik-detik Sebelum KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam, Kru Siaga Hadapi Ganasnya Ombak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved