Perang Gaza
Jadi Buronan dan Penjahat Perang Gaza, Netanyahu Bebas Terbang Lewati Negara-negara Statuta Roma
Warga negara Italia, Prancis, dan Yunani berhak mengetahui bahwa setiap tindakan politik yang melanggar tatanan hukum internasional akan melemahkan da
Editor:
Ansari Hasyim
Tangkap Layar
PM ISRAEL - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat melakukan konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio di Yerusalem, Minggu (16/2/2025).
Menjelang kunjungan Netanyahu ke AS, Trump meramalkan bahwa kesepakatan gencatan senjata dapat dicapai minggu ini.
Namun Netanyahu tampak berhati-hati, mengesampingkan negara Palestina sepenuhnya, dengan mengatakan Israel akan "selalu" mempertahankan kendali keamanan atas Jalur Gaza.
Pembicaraan hari Senin di Qatar berakhir tanpa pengumuman apa pun. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, yang memainkan peran penting dalam menyusun proposal, diperkirakan akan bergabung dengan para negosiator di Qatar minggu ini.
Pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari mengatakan negosiasi akan "membutuhkan waktu". "Saya rasa saya tidak dapat memberikan batas waktu saat ini," katanya.(*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Perang Gaza
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.