Minggu, 26 April 2026

Berita Sabang

Cuaca Buruk Paksa Kapal Cepat Putar Haluan Kembali ke Pelabuhan Balohan, Sempat Berlayar 40 Menit

“Kapal sudah berangkat dan sempat berlayar sekitar 40 menit, namun karena faktor cuaca, harus kembali ke pelabuhan,” ujarnya.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
KAPAL CEPAT BERSANDAR – Kapal Cepat Express Bahari 2C saat bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Banda Aceh, beberapa waktu lalu. Dua trip pelayaran kapal cepat terpaksa dihentikan pada Selasa (15/7/2025) sore, akibat cuaca buruk meski sempat berlayar selama 40 menit. 

Kondisi tersebut, ulas Husaini, mengakibatkan keberangkatan Kapal Cepat Express Bahari 5F yang sebelumnya telah berlayar pada pukul 14.30 WIB, tujuan Banda Aceh, terpaksa kembali ke Sabang karena cuaca buruk.

“Tadi kapal cepat 5F sudah berangkat dari Sabang jam 14.30 WIB, tapi pada jarak 5 NM dari Pelabuhan Balohan, kapal kembali lagi ke Pelabuhan Balohan,” ujarnya.

Husaini menambahkan, kendati kapal cepat batal berlayar, ia memastikan bahwa jadwal pelayaran kapal lambat atau Kapal Ferry RoRo tetap beraktivitas secara normal sesuai jadwal.

“Kapal lambat tetap berlayar normal seperti biasa,” tuturnya.

Berdasarkan jadwal pelayaran, layanan kapal cepat pada Selasa sore ini, seharusnya dilayani oleh Kapal Cepat Express Bahari 5F yang berangkat dari Banda Aceh ke Sabang.

Serta Kapal Cepat Express Cantika 89 dari Sabang ke Banda Aceh.

Ferry tunda pelayaran

Akibat kondisi cuaca buruk berupa angin kencang disertai hujan, membuat keberangkatan kapal penyeberangan KMP Teluk Sinabang dengan rute Sinabang-Labuhan Haji, Aceh Selatan batal berangkat pada Selasa (15/7/2025).

Penundaan keberangkatan itu diketahui berdasarkan surat edaran PT ASDP Indonesia Cabang Aceh Singkil.

Di mana dalam surat pemberitahuan tersebut dijelaskan, bahwa kapal yang dijadwalkan akan berangkat pada pukul 22.00 WIB, ditunda keberangkatannya. 

Penundaan ini menyikapi laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang menyebutkan area pelayaran perairan Aceh Barat Daya dan Labuhan Haji dilanda gelombang tinggi.

Ketinggian gelombang di perairan itu mencapai 2,5 meter hingga 4 meter, dengan kecepatan angin mencapai 35-40 knots.

“Karena KMP Teluk Sinabang yang dijadwalkan akan berangkat malam ini, ditunda keberangkatannya sampai Rabu 16 Juli 2024 pukul 18.00 WIB, hingga kondisi cuaca kembali normal,” bunyi pemberitahuan tersebut.

Nelayan tak melaut

Akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda wilayah Aceh Besar dan sekitarnya, membuat nelayan sudah sepekan lebih, tidak pergi melaut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved