Perang Gaza

Tiga Tentara Penjahat Israel Terbakar Hidup-hidup dalam Tank usai Dihantam Rudal Hamas

Militer mengidentifikasi pasukan yang terbunuh sebagai: Sersan Staf Shoham Menahem, 21, Sersan Shlomo Yakir Shrem, 20, dan Sersan Yuliy Faktor, 19.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Pasukan Pertahanan Israel
LR: Sersan Shoham Menahem, Sersan Shlomo Yakir Shrem, dan Sersan Yuliy Faktor, yang tewas dalam pertempuran di Gaza utara pada 14 Juli 2025. 

SERAMBINEWS.COM - Tiga tentara Israel tewas dan seorang perwira terluka parah selama pertempuran di Jalur Gaza, Senin.

Seluruh prajurit bertugas di Brigade Lapis Baja ke-401, Batalyon ke-52, kata militer.

"Menurut penyelidikan awal militer Israel, para tentara berada di dalam tank yang kemungkinan terkena tembakan anti-tank. Penyebab lain ledakan sedang diselidiki," demikian pernyataan tersebut.

Militer mengidentifikasi pasukan yang terbunuh sebagai: Sersan Staf Shoham Menahem, 21, Sersan Shlomo Yakir Shrem, 20, dan Sersan Yuliy Faktor, 19.

Situasi di Gaza Mengerikan, Sekjen PBB Serukan Solusi Dua Negara, dan Pembentukan Negara Palestina

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan gencatan senjata di Gaza tidaklah cukup dan harus menjadi bagian dari solusi politik yang lebih luas yang mencakup pembentukan negara Palestina.

“Sangat penting bahwa gencatan senjata mengarah pada solusi, dan solusi itu hanya mungkin terjadi jika Palestina dan Israel dapat memiliki negara di mana mereka dapat menjalankan hak-hak mereka,” ujarnya.

Baca juga: Situasi di Gaza Mengerikan, Sekjen PBB Serukan Solusi Dua Negara, dan Pembentukan Negara Palestina

Menyebut situasi di Gaza “mengerikan”, Guterres mengatakan tingkat kematian dan kehancuran tidak ada bandingannya dalam beberapa waktu terakhir dan melanggar martabat dasar manusia.

Gagasan lima juta orang yang tinggal di tanah mereka sendiri tanpa hak bertentangan dengan kemanusiaan dan hukum internasional, tambahnya.

Guterres juga mengumumkan rencana untuk mengadakan konferensi tentang solusi dua negara pada bulan Juli.

Gencatan Senjata Gaza Mandek, Israel Terus Mengebom, 78 Orang Terbunuh

Pasukan Israel terus menggempur Jalur Gaza yang terkepung, menewaskan sedikitnya 78 warga Palestina, termasuk beberapa pencari bantuan.

Sementara perundingan gencatan senjata terhenti di tengah krisis bahan bakar dan kelaparan yang semakin dalam.

Serangan Israel di dekat titik distribusi bantuan di Rafah di Gaza selatan menewaskan sedikitnya lima orang yang sedang mencari bantuan pada hari Senin, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan.

Pembunuhan itu menambah jumlah korban tewas warga Palestina yang tewas di dekat lokasi bantuan yang dikelola oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang kontroversial, yang didukung Israel dan AS, menjadi 838, menurut Wafa.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved