Minggu, 10 Mei 2026

Kupi Beungoh

Dari K-Pop ke K-Edu: Belajar dari Gelombang Perubahan Korea

Data ini menunjukkan betapa seriusnya Korea Selatan dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat dan kompetitif.

Tayang:
Editor: Agus Ramadhan
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Pd., Guru Besar Teknologi Pembelajaran Matematika, Universitas Syiah Kuala 

Oleh: Prof. Dr. Mailizar, S.Pd., M.Pd.

MINGGU ini saya menghadiri the ICMI-East Asia Regional Conferences on Mathematics Education, konferensi tiga tahunan dalam bidang pendidikan matematika, di Seoul, Korea Selatan.

Konferensi tahun ini dihadiri oleh lebih dari 800 peserta dari 28 negara menjadi terasa istimewa karena mengusung tema "Meninjau Kembali Esensi Pendidikan Matematika di Era Transformasi Digital" serta dilaksanakan di salah satu negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia. 

Jika masyarakat umum selama ini mengenal Korea Selatan lewat K-Pop dan drama Korea, ada hal lain yang tak kalah menarik yaitu K-Edu, atau keunggulan pendidikan Korea.

Fenomena ini bahkan telah menjadi bagian dari “Hallyu” atau Korean Wave.

Baca juga: Apakah Kita Masih Perlu Guru di Era AI?

Hallyu adalah fenomena global yang menggambarkan penyebaran budaya pop Korea ke berbagai belahan dunia.

Fenomena ini mencakup musik K-pop, drama korea (drakor), film, fashion, hingga kuliner Korea yang semakin digemari oleh masyarakat internasional.

Koran Wave tidak hanya membawa pengaruh besar terhadap industri hiburan, tetapi juga memperkuat citra positif Korea Selatan di mata dunia dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui ekspor produk budaya.

Keunggulan Pendidikan Korea

Konsep K-edu atau Korean Education merujuk pada sistem pendidikan Korea Selatan yang dikenal dengan standar tinggi dan inovasinya.

Pendidikan di Korea sangat menekankan disiplin, kerja keras, dan penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Dalam beberapa tahun terakhir, K-edu juga mulai dikenal di dunia internasional berkat keberhasilan siswa-siswanya dalam berbagai kompetisi global serta adopsi metode pembelajaran digital.

Selain itu, banyak negara mulai melirik model pendidikan Korea sebagai inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negaranya masing-masing.

Tak bisa dipungkiri, Korea Selatan adalah salah satu negara dengan prestasi pendidikan terbaik di dunia.

Hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang dirilis oleh OECD menempatkan siswa Korea di peringkat ke-3 dunia untuk literasi matematika, ke-6 untuk sains, dan ke-5 untuk membaca.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved