Human Story from Gaza
Mereka Bilang Waktu di Gaza Terbuat dari Darah, tapi Sekarang, Darah, Air mata, dan Kelaparan
Mengapa kita harus hidup seperti ini, semangat hancur setiap hari sementara kita menunggu bencana berikutnya?
Kami mengeluh tentang beban memasak di atas api, membuat roti, mencuci pakaian dengan tangan, dan mengangkut air.
Kini "beban" itu terasa seperti kemewahan. Tak ada air. Tak ada sabun. Tak ada perlengkapan.
Tantangan terbaru Iyas
Dua minggu lalu, saat asyik memikirkan bagaimana cara membagi-bagi tepung yang tersisa, tantangan lain muncul: melatih Iyas menggunakan toilet.
Kami kehabisan popok. Suami saya mencari ke mana-mana, dan pulang dengan tangan kosong.
“Tidak ada popok, tidak ada susu formula, tidak ada apa-apa.”
Seperti itu saja.
Ya Tuhan, betapa aneh dan kerasnya masa kecil anak ini. Perang telah memaksakan begitu banyak perubahan yang tak mampu kami lindungi.
Tahun pertamanya adalah perburuan tanpa akhir untuk mendapatkan susu formula bayi, air bersih, dan popok.
Kemudian datanglah masa kelaparan, dan ia tumbuh tanpa telur, susu segar, sayur-sayuran, buah-buahan, atau nutrisi dasar apa pun yang dibutuhkan balita.
Saya terus berjuang, mengorbankan sedikit kesehatan yang saya miliki untuk terus menyusui sampai sekarang.
Sulit memang, apalagi karena saya sendiri kekurangan gizi dan harus terus bekerja, tapi mau bagaimana lagi? Membayangkan membesarkan anak tanpa nutrisi di tahap kritis ini sungguh tak tertahankan.
Maka, pahlawan kecilku terbangun suatu pagi dan mendapati dirinya harus membuang popok. Aku merasa kasihan padanya, menatap takut ke arah dudukan toilet, yang baginya tampak seperti terowongan atau gua dalam yang bisa membuatnya jatuh. Butuh dua hari penuh bagi kami untuk menemukan dudukan toilet anak.
Setiap hari dipenuhi dengan kecelakaan latihan, tanda-tanda dia belum siap.
Berjam-jam saya habiskan duduk di dekat toilet, menyemangatinya, sungguh melelahkan dan membuat frustrasi. Latihan pispot adalah fase alami yang seharusnya terjadi ketika anak sudah siap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Maram-Humaid-790jkl.jpg)