Konflik Thailand Vs Kamboja

Genderang Perang Ditabuh, Kamboja Lancarkan Bom, Thailand Balas Tembakan

"Pasukan Kamboja telah melakukan pemboman berkelanjutan menggunakan senjata berat, artileri lapangan, dan sistem roket BM-21,"

|
Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM
Breaking News! MLRS Kamboja Hantam Perbatasan, Konflik Thailand-Kamboja Meledak Dahsyat 

 "Pasukan Kamboja telah melakukan pemboman berkelanjutan menggunakan senjata berat, artileri lapangan, dan sistem roket BM-21," kata Angkatan Darat Kerajaan Thailand dalam sebuah pernyataan. "Pasukan Thailand telah merespons dengan tembakan dukungan yang sesuai dengan situasi taktis."

SERAMBINEWS.COM - Genderang perang telah ditabuh.

Korban perang mulai berjatuhan.

Korban tewas di pihak Thailand telah meningkat menjadi 14 orang hingga Kamis malam.

Dimana 13 diantaranya warga sipil, menurut Kementerian Kesehatan.

Kementerian Thailand  juga menyatakan 46 orang terluka, termasuk 14 tentara.

Sementara Wakil Gubernur Provinsi Oddar Meanchey di Kamboja pagi tadi mengonfirmasi bahwa sejauh ini  setidaknya satu warga sipil  tewas.

"Dan lima lainnya terluka akibat tembakan artileri dari tentara Thailand," ujarnya dikutip dari Kmher Times.

Pihak Thailand dan Kamboja mengakui perang hari ke-2 pada hari ini, Jumat (25/7/2025) terus berlanjut.

Serangan Kamboja Tewaskan 12 Orang, 7 Tentara Thailand Terluka
Serangan Kamboja Tewaskan 12 Orang, 7 Tentara Thailand Terluka (STV)

Baca juga: Perang Pecah di Perbatasan, 60 Ribu Warga Thailand dan Kamboja Mengungsi

Media Thailand Bangkok Post dalam artikelnya menegaskan militer dua negara bertetangga itu masih berperang sejak pagi tadi.

 Artileri berat diturunkan oleh kedua tentara dua negara yang bertikai.

Perang yang terjadi sejak kemarin telah menyebabkan korban tewas 15 orang dari kedua belah pihak.

Wilayah Militer Kedua Thailand melaporkan baku tembak terjadi sebelum fajar di Provinsi Ubon Ratchathani dan Surin.

Kamboja menggunakan artileri dan sistem roket BM-21 buatan Rusia.

Pihak berwenang mengatakan 100.000 orang telah dievakuasi dari wilayah konflik di pihak Thailand.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved