Berita Aceh Singkil

Ini Sebaran Kasus DBD di Aceh Singkil Periode Januari-Juli, Gunung Meriah & Simpang Kanan Dominan

Sementara delapan kecamatan yang mencatatkan kasus DBD, didominasi Kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Simpang Kanan.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
FOGGING: Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan Fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). 

Dua kasus lagi di Desa Bukit Harapan dan Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Pasien DBD lima orang usianya di bawah 15 tahun dan dua orang usia antara 28 sampai 48 tahun. 

Berdasarkan jenis kelamin warga yang terserang DBD lima orang laki-laki dan dua orang perempuan. 

Dari 69 kasus DBD mayoritas sudah sembuh, kecuali temuan 7 kasus terbaru, pasien sedang dalam proses penyembuhan.

Pada awal tahun kasus DBD mulai ditemukan 20 Januari 2025 di Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah. 

Pihak Dinas Kesehatan Aceh Singkil, telah melakukan sejumlah langkah penanggulangan DBD. 

Antara lain melakukan fogging di tempat tinggal serta lingkungan sekitar pasien.

Fogging merupakan tindakan pengasapan dengan menggunakan insektisida untuk membunuh nyamuk dewasa, terutama yang menjadi vektor penyakit seperti DBD. 

Vektor penyakit yaitu organisme hidup, biasanya serangga atau hewan, yang dapat menularkan patogen penyebab penyakit dari satu inang (manusia atau hewan) yang terinfeksi ke inang lain yang rentan.

"Fogging dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP)," kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Mursal, SKM, MMKes, Kamis (24/7/2025).

Berikutnya menurut Mursal, pihaknya telah instruksikan Puskesmas agar imbau warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Langkah lain yang telah dilakukan Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah pasien dan lingkungan sekitar pasien. 

Kemudian melakukan survei jentik nyamuk. Setelah jentik nyamuk ditemukan, maka melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

"Saat PE petugas melakukan promosi kepada masyarakat dan menjelaskan kepada keluarga pasien agar bisa melakukan pemantauan jentik di setiap tempat penampungan air seperti tong penyimpanan air, bak mandi dan lain-lain," jelas Mursal. 

Promosi yang dimaksud Mursal adalah promosi kesehatan, yakni proses yang dirancang untuk memberdayakan individu dan masyarakat agar dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved