Berita Aceh Singkil

Ini Sebaran Kasus DBD di Aceh Singkil Periode Januari-Juli, Gunung Meriah & Simpang Kanan Dominan

Sementara delapan kecamatan yang mencatatkan kasus DBD, didominasi Kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Simpang Kanan.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
FOGGING: Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil, melakukan Fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). 

Sementara itu demam berdarah dengue yang disingkat DBD, merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus.

Gejala umum DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, serta perdarahan.

Penderita DBD harus segara ditangani dengan tepat. Jika tidak DBD dapat menyebabkan komplikasi serius seperti syok, perdarahan hebat, bahkan berujung kematian. 

Pengobatan DBD biasanya bersifat suportif (memberikan dukungan dan semangat), istirahat, konsumsi cairan yang cukup, dan penggunaan obat untuk mengurangi demam serta nyeri.

Sedangkan pencegahan DBD melibatkan pengendalian populasi nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat nyamuk, dan pakaian pelindung.

Pengendalian atau pemberantasan nyamuk dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menggalakan gerakan 3M, yaitu menguras dan membersihkan tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, ember dan vas bunga.

M berikutnya menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti tempat penampungan air minum, drum, dan lain-lain agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. 

Langkah M ketiga mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan, seperti kaleng bekas, botol bekas, ban bekas, dan lain-lain.(*)

Baca juga: Melawan Deman Berdarah Dengue Menuju Indonesia Zero Dengue Death 2030

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved