Breaking News

Berita Aceh Singkil

Kasus DBD Muncul di Aceh Singkil, Dinkes Minta Warga Berantas Sarang Nyamuk

"Kami minta puskesmas agar mengimbau warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," kata Mursal.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
FOGGING - Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil melakukan fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). Dinkes Aceh Singkil meminta warga memberantas sarang nyamuk dengan pola 3M. 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga Kabupaten Aceh Singkil diminta menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). 

Dengan menerapkan gerakan ‘3M’ yaitu menguras dan membersihkan tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, ember dan vas bunga.

M berikutnya menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti tempat penampungan air minum, drum, dan lain-lain agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. 

Langkah M ketiga yaitu mengubur atau mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan, seperti kaleng bekas, botol bekas, ban bekas, dan lain-lain

Hal itu menyusul mencuatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Aceh Singkil

"Kami minta puskesmas agar mengimbau warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Singkil, Mursal, MMKes.

Baca juga: 7 Penyakit yang Dapat Diobati dengan Daun Pepaya: Demam Berdarah, Gula Darah hingga Kanker

Selain itu, untuk pemberantasan dan pengendalian nyamuk, langkah penting lainnya menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu, obat nyamuk, dan pakaian pelindung.

Diketahui, dalam kurun waktu empat hari, terhitung mulai 21 sampai 24 Juli 2025, terjadi tujuh kasus demam berdarah DBD di Kabupaten Aceh Singkil.

Penyakit infeksi akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus itu, tersebar di tiga kecamatan. 

Rinciannya di Desa Gosong Telaga Utara, Kecamatan Singkil Utara, satu kasus.

Di Kecamatan Simpang Kanan, empat kasus, yaitu di Desa Pandan Sari, ada dua kasus. 

Lalu di Desa Lipat Kajang Atas dan Desa Kuta Kerangan, masing-masing satu kasus. 

Dua kasus lagi di Desa Bukit Harapan dan Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah. 

Baca juga: DPRK Banda Aceh Ingatkan Pemko Antisipasi Penyakit Demam Berdarah, Sudah 251 Warga Terjangkit DBD

Lima orang korban DBD usianya di bawah 15 tahun dan dua orang usia antara 28 sampai 48 tahun. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved