Berita Aceh Singkil

Kasus DBD Muncul di Aceh Singkil, Dinkes Minta Warga Berantas Sarang Nyamuk

"Kami minta puskesmas agar mengimbau warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)," kata Mursal.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
FOGGING - Tim Dinas Kesehatan Aceh Singkil melakukan fogging untuk mencegah terjadinya demam berdarah dengue (DBD). Dinkes Aceh Singkil meminta warga memberantas sarang nyamuk dengan pola 3M. 

"Saat PE petugas melakukan promosi kepada masyarakat dan menjelaskan kepada keluarga pasien agar bisa melakukan pemantauan jentik di setiap tempat penampungan air seperti tong penyimpanan air, bak mandi, dan lain-lain," jelas Mursal. 

Promosi yang dimaksud Mursal adalah promosi Kesehatan.

Yakni proses yang dirancang untuk memberdayakan individu dan masyarakat agar dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan. 

Sementara itu, demam berdarah dengue yang disingkat DBD, merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus.

Gejala umum DBD meliputi demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, serta perdarahan.

Baca juga: Korban Meninggal akibat Demam Berdarah di Bangladesh Capai 1.006 Orang

Penderita DBD harus segara ditangani dengan tepat. 

Jika tidak DBD dapat menyebabkan komplikasi serius seperti syok, perdarahan hebat, bahkan berujung kematian. 

Pengobatan DBD biasanya bersifat suportif (memberikan dukungan dan semangat), istirahat, konsumsi cairan yang cukup, dan penggunaan obat untuk mengurangi demam serta nyeri.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved