Kamis, 23 April 2026

Satria Kumbara dari Ambarawa, Pengkhianat Negara yang Dulunya Punya Mimpi Ini

Dari kampung kecil di Semarang, ia melangkah ke dunia militer. Hal ini membuat orang-orang terdekatnya bangga dan terharu kala itu.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tangkapan layar akun TikTok @zstorm689
SATRIA ARTA KUMBARA - Mantan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL) yang bergabung dengan pasukan bayaran Rusia, Satria Arta Kumbara. Namanya kembali ramai dibicarakan usai video berisi penyesalan dan permohonannya untuk dipulangkan ke Indonesia ,yang diunggah di TikTok Minggu (20/7/2025). 

Satria Kumbara dari Ambarawa, Pengkhianat Negara yang Dulunya Punya Mimpi Ini

SERAMBINEWS.COM – Dalam beberapa hari ini, sosok pengkhianat negara bernama Satria Arta Kumbara mendapat sorotan publik.

Pengkhianat negara itu memohon kepada Presiden Republik Indonesia untuk menyelamatkannya dan mengembalikan status kewarganegaraannya.

Satria Arta Kumbara, eks marinir TNI AL kehilangan kewarganegaraan setelah menjadi tentara bayaran di Rusia yang bertempur di medan perang melawan Ukraina.

Perjalanan hidup Satria Kumbara pun terungkap.

Ia merupakan sosok yang dibesarkan di Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: Satria Kumbara dari Ambarawa, Alumni SMK yang tak Terduga

Tepatnya, di sebuah rumah kecil yang berada di gang sempit di Kupangdukun, Kelurahan Kupang.

Ia bukan siapa-siapa saat itu. Satria Kumbara juga menghabiskan masa kecilnya dengan teman-temannya.

Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah kejuruan di kawasan sekitar Ambarawa.

Satria dikenal oleh tetangga dan teman-teman kecilnya sebagai sosok yang gigih, ramah, dan penuh semangat.

Pendidikan formal terakhirnya tercatat bahwa dia merupakan lulusan SMK Dr Tjipto Ambarawa jurusan Teknik Mesin.

Walaupun prestasi akademiknya tak menonjol, daya juangnya tak pernah diragukan.

Sejak kecil, Satria Kumbara memiliki daya juang tinggi serta obsesi kuat menjadi tentara.

Hal itu diungkapkan oleh Bangun Prihanto, teman sepermainan Satria Kumbara pada masa kecil hingga remaja.

"Kalau di SMK Dr Tjipto itu dia adik kelas saya. Dia lulus tahun ajaran 2004/2005 terus masuk pendidikan militer," kata Bangun saat ditemui, Rabu (23/7/2025), dikutip dari Kompas.com.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved