Satria Kumbara dari Ambarawa, Pengkhianat Negara yang Dulunya Punya Mimpi Ini
Dari kampung kecil di Semarang, ia melangkah ke dunia militer. Hal ini membuat orang-orang terdekatnya bangga dan terharu kala itu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Obsesi menjadi prajurit bukanlah sekadar cita-cita baginya.
Itu adalah identitas yang ia bangun sejak kecil.
Setelah menyelesaikan pendidikan, ia berhasil mewujudkan impiannya dengan bergabung dalam Korps Marinir TNI AL.
Dari kampung kecil di Semarang, ia melangkah ke dunia militer. Hal ini membuat orang-orang terdekatnya bangga dan terharu kala itu.
Menurut Bangun, setelah lulus dan menjalani karier militer, mereka pun jarang bertemu.
Terakhir mereka bertatap muka beberapa tahun lalu.
"Terakhir ketemu sempat nongkrong bareng dan mengenang masa lalu. Tapi tidak ada obrolan soal perang Rusia-Ukraina," tambahnya.
Bangun menyebut, saat pertemuan terakhir itu Satria masih tercatat sebagai anggota TNI.
Namun, jalan hidup tak selalu lurus. Belakangan, nama Satria mencuat ke publik bukan karena prestasi militer, melainkan karena pengkhianatan terhadap negara.
Dari Marinir hingga Kehilangan Kewarganegaraan
Dikutip dari Kompas.com, Satria Arta Kumbara merupakan mantan anggota Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) dengan pangkat terakhir Sersan Dua (Serda) dan nomor registrasi pokok (NRP) 111026.
Ia sempat berdinas di Inspektorat Korps Marinir (Itkormar) Cilandak, Jakarta Selatan.
Namun, Satria tercatat melakukan desersi pada 13 Juni 2022.
Ia kemudian dipecat dari dinas militer pada 6 April 2023 melalui putusan pengadilan militer, yang telah berkekuatan hukum tetap pada 17 April 2023.
Sejak itu, Satria bergabung sebagai tentara bayaran di Rusia dan telah kehilangan statusnya sebagai warga negara Indonesia (WNI).
Melalui unggahan video di akun TikTok @zstorm689 pada 20 Juli 2025, Satria menyampaikan permohonan maaf dan keinginannya untuk kembali ke Indonesia.
Satria Arta Kumbara
Satria Kumbara dari Ambarawa
Satria Kumbara
tentara bayaran
Pengkhianat Negara
Rusia
tentara
| VIDEO Rusia Kirim 327 Rudal ke Iran, Siap Gempur Habis AS-Israel |
|
|---|
| VIDEO - Putin Bicara Soal Oreshnik, Rusia Masih Uji Efektivitas Senjata Terbaru |
|
|---|
| Tentara Zionis Berjatuhan, Serangan Drone FPV Hizbullah di Malam Hari Guncang Pasukan Israel |
|
|---|
| Serangan Besar, Ratusan Drone dan Rudal Rusia Serbu Ukraina, Korban Tewas dan Luka Berjatuhan |
|
|---|
| AS Pertimbangkan Penempatan Senjata Nuklir Lebih Dekat ke Rusia, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Satria-Kumbara-eks-marinir-yang-jadi-tentara-bayaran-Rusia.jpg)